Breaking News

Banyaknya Perusakan APK Caleg

Desi Safnita: Baru Satu APK Caleg yang Telah Melapor

Desi Safnita: Baru Satu APK Caleg yang Telah Melapor
Desi Safnita
Penulis
Rubrik

Bireuen | Dari banyaknya perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu 2019 yang terjadi di Kabupaten Bireuen tahun 2018, namun baru satu kasus yang baru dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bireuen.

Itu disampaikan Desi Safnita, Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bireuen kepada media ini di kantornya kawasan Cot Gapu, Kota Juang, Selasa (8/1/2019). Pada 2019 ini belum ada laporan walau masih terdapat APK yang dirusak oleh tangan-tangan yang jahil. “Pada 2018 ada satu laporan dari Caleg Partai Nasional Demokrat atau NasDem. Namun pada 2019 ini masih nihil alias belum ada laporan,” katanya.

Sambungnya pada tahun ini rata-rata perusakan APK itu yang dilaporkan, namun tidak diketahui siapa yang melakukannya. Katanya kalau laporan ke Panwas itu memang harus memenuhi syarat formil dan materil.

“Artinya adalah yang melaporkan harus tahu siapa yang dilaporkan, masa juga seperti laporan ke polisi,” jelas mantan Sekretaris AJI Bireuen itu.

Masih kata mantan wartawan itu, bila memang ada laporan perusakan meski tidak ada saksi dan pelaku pihaknya tetap menerima karena ditingkat pengawas kampung setiap hari dilakukan survei. “ Jadi sebelum dilaporkan kami sudah ada data itu. Pagi Pukul 08:00 WIB kita sudah masuk rekap,” kata Desi.

Katanya menerangkan yang telah melaporkan resmi dan tahu siapa pelakunya ada saksi dan bukti baru satu orang. “Dan itu sudah kita bawa ke tingkat Gakkumdu, karena yang namanya perusakan itu kan pidana. Pidana Pemilu. Itu prosesnya bukan di Panwas saja, tapi polisi dan jaksa,” jelasnya.***

Komentar

Loading...