Breaking News

Demo Anti-Trump Meluas, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Demo Anti-Trump Meluas, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Polisi di Washington tembakkan gas air mata ke pengunjuk rasa (Foto: AFP)
Penulis
Rubrik
Sumber
metrotvnews.com

Washington  Jelang pengukuhan Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat (AS), ratusan warga di New York berunjuk rasa menentang dilantiknya Trump. Akibatnya, unjuk rasa yang dilakukan barisan politisi, aktivis, warga sipil, bahkan selebriti di dekat Trump International Hotel ini sedikit menimbulkan kericuhan dengan polisi New York.

"Donald Trump dapat mengontrol Washington, tapi tidak dengan rakyat Amerika. Kami yakin masa depan cerah jika suara rakyat didengar!" teriak salah satu pengunjuk rasa di New York. Dilansir ITV, Jumat (20/1/2017), baku hantam sempat terjadi antara pengunjuk rasa dan polisi New York. Di Washington DC, polisi sempat menembakkan gas air mata ke arah para aktivis di luar National Press Club. Sementara di Manhattan, para pengunjuk rasa anti-Trump berdesakan memenuhi lokasi dekat Trump Tower.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Jeh Johnson mengatakan, polisi akan memisahkan kelompok untuk mencegah terjadinya masalah pada upacara pelantikan Trump hari Jumat 20 Januari, waktu AS.

"Perhatian kami jatuh kepada kelompok pro-Trump dan yang kontra-Trump. Mereka mungkin akan dipisahkan, tidak dalam satu lokasi yang sama untuk menghindari adanya bentrokan," tuturnya kepada stasiun televisi swasta AS.

Tampak pengunjuk rasa menunjukkan rasa marah karena Trump akan segera dikukuhkan menjadi Presiden AS. Mereka melambaikan spanduk anti-Trump. "Kami di sini untuk melawan! Dan perlawanan akan terus terjadi selama empat tahun ke depan!" teriak para pengunjuk rasa.***

Komentar

Loading...