Breaking News

Diduga Lakukan Pungli

Delapan Perwira Polda Sumsel Raup Rp 4,7 Miliar dari Rekrutmen Anggota

Delapan Perwira Polda Sumsel Raup Rp 4,7 Miliar dari Rekrutmen Anggota
Istimewa/MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Jakarta | Delapan perwira menengah dan bintara di Kepolsiaan Daerah Sumatera Selatan diperiksa Propam Polri. Mereka diduga mengutip uang saat proses rekrutmen anggota baru pada 2015. "Dari mereka disita uang total Rp 4,7 miliar," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 31 Maret 2017 lalu.

Saat ini, kata dia, para terduga sedang diperiksa. Mereka terancam sanksi kode etik profesi dan disiplin. Mereka terancam didemosi bahkan diberhentikan tidak hormat.  "Seperti yang kita sampaikan di awal, proses rekrutmen harus transparan dan akuntabel. Diharapkan tak ada lagi personel Polri yang main-main dalam rekrutmen," ujarnya.

Rikwanto mengatakan masih menyelidiki berapa rupiah yang dikutip dari setiap calon oleh delapan oknum anggota polisi itu. "Belum sampai rincian itu. Nanti kita urai," kata dia. Sementara itu, sumber MODUSACEH.CO di Mabes Polri menyebutkan. Kedelapan oknum Polri yang diperiksa itu adalah, Kombes Pol Susilo (Kabid Dokes), Kasubdit Kespol AKBP Saiful, Kaurkes Kompol Masuri, Brigadir Lutfi dan Fitri (PNS--Panitia Kes), Kabag Psikologi, AKBP Ediya Kurnia, Misno (PNS),  Panitia Jasmani, AKBP Thoad, AKBP Deni Darma Pala (Panitia Akademik Akbp Deni Darma Pala.

Barang bukti yang berhasil di sita dari  Kabid Dokkes Rp 2.38 miliar, Kabag Psy Rp 1.730 miliar. Dr Mansuri  Rp 354 juta, Kabag Watpers Rp 300 juta, Bripka Ismail Rp 20 juta dengan total Rp Rp 4.784  miliar. Lantas, bagaimana modus operandinya? Sumber tadi menyebutkan, kedelapan oknum tersebut, membantu dengan cara melihat nilai sistem paket, membantu sistem  per item test, sistem komulatif (selesai baru bayar) dan melakukan bimbingan melalui test awal.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - vote sekarang juga -

Komentar

Loading...