Breaking News

Darwis Djeunieb Dukung Gugatan PA Terhadap Denny Siregar

Darwis Djeunieb Dukung Gugatan PA Terhadap Denny Siregar
Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Bireuen, Darwis Djeunieb
Penulis
Rubrik

Bireuen | Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Bireuen, Darwis Djeunieb memberikan dukungan penuh kepada Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA), Muzakir Manaf (Mualem) melalui juru bicaranya, H. Muhammad Saleh yang telah melaporkan Denny Siregar (DS) ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin pekan lalu.

Laporan itu bukan tanpa sebab, DS  dinilai telah menista, memfitnah dan menebar kebencian terhadap ummat Islam (rakyat), Pemerintah Aceh, DPR Aceh, khususnya ulama Aceh. Kepada MODUSACEH.CO Jumat sore (26/7/2019) Darwis Djeunieb menghubungi media ini melalui sambungan telepon menyebutkan. Langkah yang ditempuh Mualem sudah tepat dia sangat mendukung tindakan  melaporkan DS ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.

“Langkah Mualem sudah tepat, tentunya kita harus mendukung tindakan itu,” katanya diujung telepon. Masih kata Darwis, apa yang dilakukan DS tak bisa dibiarkan, sebab akan ada pihak lain yang akan berani menistakan lagi rakyat Aceh. “Nyoe hanjeut tabiarkan, harus ta tempuh jalur hukum, (ini tak bisa kita biarakan, harus kita tempuh jalur hukum),” tegasnya sambil mengakhiri bicara dengan media ini.

Sekedar mengulang,  dinilai telah menista, memfitnah dan menebar kebencian terhadap ummat Islam (rakyat), Pemerintah Aceh, DPR Aceh, khususnya ulama Aceh. Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA), melalui juru bicaranya, H. Muhammad Saleh, Selasa, 16 Juli 219, melaporkan Denny Siregar (DS) ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.

"Benar, partai telah menunjuk saya. Insya Allah, siang ini kami melaporkan Denny Siregar," jelas Muhammad Saleh. Selain itu ada Senator asal Aceh, Fahrur Razi dan satu tokoh masyarakat Aceh di Jakarta, Fahmi Mada.

Laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian Partai Aceh kepada rakyat Aceh, terhadap pihak mana pun yang dengan sadar, melakukan provokasi, penistaan dan menebar kebencian dengan menjatuhkan harkat dan martabat ummat Islam di Bumi Serambi Mekkah, ungkap Muhammad Saleh.

Karena itu, Juru Bicara Partai Aceh ini mengajak Pemerintah Aceh, DPR Aceh, elemen mahasiswa, santri serta elemen masyarakat Aceh lainnya, untuk bersama-sama mensikapi masalah ini secara serius. "Kami bukan anti kritik, tapi cara yang dilakukan Denny Siregar secara terbuka, sangat menyudutkan hak-hak kekhususan yang dimiliki Aceh, terutama pelaksanaan syariat Islam di Aceh," kata Muhammad Saleh.

Sebelumnya, melalui jejaring media sosial youtube yang diunggah, 9 Juli 2019 lalu, Denny Siregar sangat tendensius, melontarkan kata-kata dan kalimat, terkait rencana pelaksanaan Qanun Hukum Keluarga, yang salah satu pasalnya, mengatur tentang tata cara poligami di Aceh. Dan hingga kini, qanun tersebut masih dalam pembahasan atau belum disahkan.***

Komentar

Loading...