Breaking News

Di Balik Rekomendasi Majelis Hakim Tipikor pada JPU Terhadap Samsul Rizal

Darni M Daud: Saya Terus Mengawal dan Mencari Keadilan!

Darni M Daud: Saya Terus Mengawal dan Mencari Keadilan!
Darni M Daud dan Kuasa Hukumnya M. Amin Said. Foto Juli Said
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Mantan Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Prof. Dr. Darni M. Daud, di salah satu hotel, Lambhuk, Banda Aceh, Kamis (16/11/2017) mengaku, akan mengawal putusan pengadilan terhadap dirinya, terkait bantuan beasiswa untuk jalur pengembangan daerah (JPD dan program pendidikan calon guru daerah terpencil (Cagurdacil) tahun anggaran 2009 dan 2010 lalu.

Putusan pengadilan pada tahun 2014 yang menghukum dirinya bersalah itu, sudah ia jalani. Namun ia heran bahwa dalam putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) diminta untuk membuat tuntutan terpisah terhadap mantan Pembantu Rektor (Purek 1) Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng, yang kini menjadi rektor.

“Putusan pengadilan saya dihukum lima tahun, saya bayar denda dan saya jalani. Tetapi apa yang disebutkan dalam putusan ini terhadap orang lain atau siapa saja yang terlibat, sampai sekarang itu belum ada proses hukum,” kata Darni M Daud, dalam jumpa pers, Kamis (16/11).

Itu sebabnya, Darni M Daud menegaskan bahwa ia terus melakukan berbagai upaya untuk mencari keadilan. Upaya itu, ia sudah menyurati Presiden RI, Joko Widodo,  9 September 2017 lalu. Sedangkan upaya mencari keadilan lain adalah menyampaikan pada publik. Menurut Darni M Daud, dalam penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. “Kita akan kawal sampai kemana saja, dan tidak ada batas waktu. Karena saya tahu putusan pengadilan mengikat,” ujar Darni M Daud.

Darni M Daud memang mengaku heran, sebab dalam putusan pengadilan sudah jelas diminta jaksa untuk membuat tuntutan terpisah, namun hingga kini tidak ada tindaklanjut. “Tapi kenapa yang disebut dalam putusan pengadilan itu tidak ada tindak lanjut,” katanya.

Menurut Darni M. Daud, pada halaman 268 putusan pengadilan yang meminta penuntut umum agar melakukan penuntutan secara tersendiri. “Putusan pengadilan yang meminta penuntut umum agar melakukan penuntutan secara tersendiri terhadap Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng, siapa saja yang terlibat di dalamnya,” kata Darni M Daud.

Karena itu, Darni M Daud yang didampingi kuasa hukumnya M. Amin Said menegaskan, upaya ia mencari keadilan tidak ada kaitan dengan dinamika di luar sana. “Tujuan utama hari ini adalah untuk mencari keadilan. Sebab ketidak-adilan adalah racun bagi generasi bangsa. Karena itu hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujar Darni M Daud, menegaskan, Kamis (16/11).***

"Pileg dan Pilpres 2019" - vote sekarang juga -

Komentar

Loading...