Satu Capres, Tiga Nama Ketua Tim Kampanye

Dari “Geng” Pidie Beralih “Geng” Aceh Besar?  

Dari “Geng” Pidie Beralih “Geng” Aceh Besar?  
dok.MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Belum lagi Surat Keputusan (SK), Tim Kampanye Pasangan Capres Nomor Urut 1 Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Aceh, yang dipegang Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak kering.

Eeh, seketika beredar kabar posisi itu telah beralih kepada Irwansyah alias Maksalmina. Abu Razak merupakan Sekjen Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh (PA). Sementara Maksalmina Ketua Dewan Pertimbangan, Partai Nasional Aceh (PNA).

Sebelumnya, pada SK pertama dengan nomor Nomor: 017/KPTS/TKN-JKWMA/IX/2018, pada posisi ketua tertera nama Kamarudin Abubakar alias Abu Razak, Sekretaris TM Nurlif, dan Bendahara M Amin Said.

20180923-sk-tim-pemenangan-jokowi-maruf-amin

Sementara pada SK kedua dengan nomor 017-A/KPTS/TKN-JKWMA/IX/2018, nama yang tertera sebagai ketua adalah Irwansyah alias Tgk Mukhsalmina, Sekretaris Irwan Djohan, dan Bendahara Teuku Syahreza Darwin.

Menariknya, kedua SK tersebut sama-sama diterbitkan dan ditandatangani Ketua dan Sekretaris Tim Kampanye Nasional, Erick Thohir dan Hasto Kristiyanto. Tanggal diterbitkannya juga sama, yakni 15 September 2018.

Tak hanya itu, lebih tragis lagi. Ada kabar menyebutkan. Saat rapat pimpinan partai politik (parpol) pengusung dan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Terpilih sebagai Ketua Tim Kampanye untuk Aceh Ketua DPD I Partai Golkar Aceh TM. Nurlif.

Namun, karena statusnya sebagai mantan koruptor, banyak pihak atau pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Aceh mengajukan protes ke pusat. Selanjutnya, posisi berganti dan dipegang Abu Razak, sementara posisi Nurlif di sekretaris dan bendahara diberikan kepada M. Amin Said.

Posisi ini rupanya juga belum aman.Disebut-sebut, karena ketiganya berasal dari satu kabupaten yaitu; Pidie.

“Orang-orang Pidie sangat cepat sekali bersatu untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Aceh. Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin mempercayakan nasib Jokowi di Aceh kepada Ketua: Abu Razak (Partai Aceh), Sekretaris: TM Nurlif (Partai Golkar), Bendahara: M Amin Said (PPP).

Pertanyaan kritis saya, apakah Erick Thohir dan Hasto Kristanto tidak mendapat masukan dari timnya, bahwa ketiga nama tersebut berasal dari satu kabupaten: PIDIE. Artinya, tanpa mengurangi rasa hormat kepada daerah lain. Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf sangat menargetkan kemenangan mutlak di Kabupaten Pidie,” begitu tulis Fahmi Mada, salah satu tokoh Aceh di Jakarta pada akun media sosialnya; facebook. Kritik itu diunggah, 21 September 2018, sekira pukul 13.36 WIB.

Sementara pada SK Tim Pemenangan yang dipegang Irwansyah tercatat bahwa, posisi sekretaris di pegang Teuku Irwan Djohan dan bendahara Teuku Syahreza Darwin. Menariknya, ketiga mereka justeru berasal dari satu poros yang sama yaitu: Aceh Besar. (selengkapnya baca edisi cetak, Senin, 24 September 2018).***

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...