Pengembang Bangun Toko di Lahan PT KAI

Bupati Saifannur: Kalau Sudah Ada IMB Baru Bisa Membangun

Bupati Saifannur: Kalau Sudah Ada IMB Baru Bisa Membangun
(Zulhelmi/MODUSACEH.CO)
Penulis
Rubrik

Bireuen | Secara aturan lahan milik PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Jalan T Hamzah Bendahara adalah milik pengembang yakni, H Jamaluddin atau yang disapa H Jamal 88. “Karena H Jamal sudah mengurus hak bangunan dan telah menyewa lahan itu pada PT KAI selama 30 tahun,” kata Bupati Bireuen, H Saifannur S Sos terkait pembangunan 30 pintu toko yang sedang dibangun H Jamal 88 di lahan PT KAI yang belum kantongi izin.

Namun demikian Bupati Saifannur tegaskan, H Jamal harus memilik izin membangun. Katanya kalau IMB belum ada pihaknya akan menghentikan pembangunan itu. ”Bila sudah mengurus IMB bangunan itu baru bisa dilanjutakan,” tegas Saifannur kepada sejumlah awak media saat ditemui di ruang kerjanya Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen, Kamis (1/11/2018).

Sebut mantan pengusaha jasa kontruksi itu, yang dikantongi IMB oleh H Jamal adalah IMB lama yang berlaku hanya enam bulan. “Izin ka mate, izin awai cuma enam bulan sudah mati, jika geujak bangun lom Haji Jamal harus uroh izin baroe,” kata H. Saifan dalam bahasa Aceh.

Dia sudah memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bireuen, menyurati Haji Jamal agar pembangunan toko dihentikan sementara sebelum izin IMB dikeluar. Tentang isu yang tak elok berhembus bahwa bupati dan wakil bupati itu mendapat jatah bagian toko itu, Saifannur membantah.

“Itu tidak benar, dan saya sudah memerintah Pak Muzakkar (Wakil Bupati Bireuen) memanggil Haji Jamal dan anggota DPRK untuk sama-sama duduk melakukan musyarawah, supaya informasi ini tidak menjadi fitnah untuk kami,” jelas Saifannur.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - yuk ikutan polling-nya! -

Komentar

Loading...