Breaking News

Di Balik Permintaan Copot Meurah Ali

Bupati Aceh Barat: Saya Benar-Benar Tidak Tahu Ada Aturan

Bupati Aceh Barat: Saya Benar-Benar Tidak Tahu Ada Aturan
Ramli MS
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Di balik desakan agar Bupati Aceh Barat Ramli MS mencopot Pelaksana tugas (Plt) Asisten Pemerintahan Sekdakab Aceh Barat Meurah Ali. Bupati Aceh Barat di ruang kerjanya, Rabu (14/02/2018) mengaku dia sudah tahu mantan Kepala Bahagian Umum (Kabag) Umum Sekdakab tahun 2007 sudah dihukum.

“Saya tahu beliau itu sudah kena hukum, dipidana kalau ngak salah satu tahun setengah,” kata Bupati Aceh Barat Ramli MS.

Begitupun, menurut Ramli MS, atas putusan pengadilan tindak pidana korupsi, yang bersangkutan masih aktif sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Dan dia masih pegawai negeri dengan dan IV/C,” ujar Ramli MS.

Menurut Ramli MS, dalam pantauannya, mantan narapidana korupsi itu, sehari-hari bekerja bagus. “Dalam bekerja sehari-hari bagus, layak kita pakai sebagai asisten, kenapa karena negara tidak memecat dia,” sebut Ramli MS.

Terkait ada aturan yang melarang mantan narapidana untuk menduduki jabatan struktural. Ramli MS mengaku tidak tahu ada aturan tersebut. “Tentang ada peraturan pemerintah, saya tidak tahu, benar-benar tidak saya tahu ada peraturan itu,” katanya.

Itu sebabnya, dalam mengangkat pejabat di lingkup Pemerintah Aceh Barat, menurut Ramli MS, ia hanya  berpatokan pada kebijakan. Sementara secara teknis, itu urusan Sekretaris Daerah (Sekda). “Secara teknis itu urusan Sekda, saya kan kebijakan. Menurut saya layak,” tegas Ramli MS.

Sementara ada permintaan dari Dewan Pimpinan Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan (DP SOMBEP), ia akan mempelajarinya. “Kemudian itu Plt. Kalau ada peraturan, kita pelajari peraturan itu,” jelas mantan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat itu.***

Komentar

Loading...