Breaking News

Bupati Aceh Barat Realisasi Janji dengan Dana Desa

Bupati Aceh Barat Realisasi Janji dengan Dana Desa
Foto/dok MODUSACEH.CO

Meulaboh | Dua bulan setelah dilantik sebagai Bupati Aceh Barat Periode 2017-2022. Ramli MS menerbitkan Peraturan Bupati Aceh Barat Nomor 90 tahun 2017, tentang Pedoman Pembagian dan Penetapan Besaran, Pengelolaan dan Penggunaan Dana Desa Bagi Gampong Dalam Kabupaten Barat tahun anggaran 2018. Perbup itu mengatur berbagai hal.

Dalam lampirannya tertulis, salah satunya tentang pemberdayaan ekonomi Gampong. Maka, besaran dana Desa yang dapat dialokasikan untuk pemberdayaan ekonomi Gampong adalah, modal usaha 10 orang masing-masing Rp 15 juta, untuk ini totalnya Rp 150 juta. Biaya operasional pemberdayaan ekonomi (maksimal) Rp 15 juta, dan biaya pelatihan bagi penerima manfaat (minimal) Rp 15 juta.

Ditemui media ini, Rabu (14/02/2018). Bupati Aceh Barat  mengatakan. Peruntukan yang diatur dalam Perbup itu, merupakan keriusan pihaknya untuk menunaikan janji yang pernah diucapkan pada Pilkada 2017 lalu bahwa akan memberikan bantuan modal Rp 15 juta. “Dana desa ini dari APBN. Selain janji dana itu memang hajat untuk membangkitkan ekonomi rakyat. Itulah sasarannya,” ujar Ramli. MS.

Sebanyak 10 orang yang diatur dalam Perbup itu, sebagai uji coba tahap awal. Sistem dana bantuan modal usaha ini  sifatnya bergulir. “Yang bergulir tahun berikutnya bertambah dan kita anggarkan lagi. Kalau itu efektif, kenapa itu tidak 20 orang. Ini masa percobaan, tapi saya yakin rakyat pasti bergerak, diberikan pembekalan, diberikan sertifikat baru kita berikan dana itu, melalui dana desa,” kata Ramli. MS.

Itu sebabnya, dalam memberikan modal usaha Rp 15 juta per orang, akan ada tim pengendali yang dibentuk Bupati Aceh Barat. “Nanti ada tim pengendali yang kita bentuk di Kabupaten agar tidak sia-sia. Dana ini bergulir, tidak berbunga,” sebutnya.

Karena itu, yang menerima bantuan modal usaha Rp 15 juta per orang, 10 penerima nanti sudah dilatih dan mendapatkan sertifikat. “Mungkin tahun ini kita latih 50 orang, diantara 50 orang yang layak itu siapa, nanti BUMG bisa menilai, kemudian disaring lagi oleh tim penyaring.. Tentunya ahli-ahli ekonomi,” katanya.***

Komentar

Loading...