Breaking News

Irwandi Yusuf Terbang Bersama Muzakir Manaf ke Simeulue

Bukan Saran Abal-Abal: Hanakaru Lon Ngon Gata!

Bukan Saran Abal-Abal: Hanakaru Lon Ngon Gata!

Banda Aceh | Agenda akbar di Kabupaten Simeulue dalam rangka pelantikan Bupati dan Wakil Bupati setempat, Kamis, (20/07/2017), menjadi momen bersejarah bagi rakyat Aceh lima tahun ke depan.

Betapa tidak, kabupaten yang mekar dari Kabupaten Aceh Barat itu, resmi dijabat kepala daerah baru Erli Hasyim dan Afridawati (2017-2022).

Sudah pasti, masyarakat kepulauan Simeulue berharap banyak agar daerah yang disebut-sebut memiliki pontensi gas alam itu, lebih baik selama 2017-2022 mendatang.

Momen ini tidak hanya bernilai sejarah bagi masyarakat Simeulue, namun menjadi angin segar bagi masyarakat Aceh umumnya. Maklum, pada pelantikan Erli Hasyim-Afridawati yang diusung koalisi beberapa partai politik lokal dan nasional, termasuk Partai Aceh. Dua sahabat yang sempat “bertikai  dalam politik” Pilkada 15 Februari 2017 lalu, kini memberi sinyal “bersatu”.

Alasan itu cukup kuat. Menggunakan pesawat pribadi, Muzakir Manaf-Irwandi Yusuf terbang bersama pada acara pelantikan Erli Hasyim-Afridawati di Sinabang.

Kebersamaan dalam perut burung besi yang dipiloti Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ini, terajut di atas langit Bumi Serambi Mekah hingga mendarat dengan mulus di Bandara Lasikin, Simeulue, sekira pukul 9.30 WIB, Kamis pagi (20/07).

"Kahei Mualem siat keuno (tolong panggil Mualem kemari)," kata Irwandi pada salah seorang fotografer Humas Pemerintah Aceh.

Kebersamaan dua tokoh yang beda politik sejak Pilkada 2012 sampai pada Pilkada 2017 tersebut, yang juga sama-sama maju sebagai calon orang nomor satu-hingga berakhir di meja Mahkamah Konstitusi (MK), sudah pasti memiliki nilai politik tersendiri.

Dari kasat mata jelas, kebersamaan dua tokoh yang sama-sama mantan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menjadi penting, terutama lima tahun mendatang. Sebab, Muazakir Manaf selain memiliki kekuatan politik dengan jumlah 29 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), dia  juga dipercaya sebagai Ketua Koalisi Aceh Bermartabat (KAB). Sehingga banyak pihak menyarankan agar Irwandi Yusuf merangkul Mualem serta masyarakat lainnya, untuk menjalankan pemerintahannya selama periode 2017-2022 mendatang.

Akademisi Unsyiah yang juga sahabat dekat Irwandi Yusuf, Rustam Effendi misalnya. Melalui media ini, Kamis malam (30/06/2017 di Kantor MODUS ACEH, Jalan T. Iskandar, Beurawe, Banda Aceh, menyarankan agar Irwandi Yusuf mesti membuktikan hubungan baiknya dengan Muzakir Manaf bukan hanya atas meja.

“Tidak cukup dengan foto bersama atas meja. Yang paling penting, bagaimana melakukan konsolidasi sampai ke lapangan,” kata Rustam Effendi, akhir Juni lalu.

Lanjut Rustam Effendi, Gubernur baru harus mampu menyatukan semua elemen. Jangan ada lagi blok-blok, tegas Rustam. Jangan ulangi kesalahan pada periode lalu (Abu Doto).

Saran Rustam, timses Nova juga harus legowo. Sebab, penilaian Rustam Effendi, kegagalan Abu Doto akibat memilah-milah, atau membiarkan adanya blok-blok. Maka kata Rustam, sebaiknya tidak diteruskan pada periode in8. Jangan ada perlakuan yang diskriminatif.

“Kasarnya, semua orang boleh masuk pendopo. Jangan sampai, untuk berdiri dekat pintu saja tidak boleh, jika bukan dari unsur atau kelompoknya,” katanya. Itu sebabnya, terbang bersama Irwandi-Mualem dimaknai bukan terbang biasa. Namun sekaligus menjawab pertanyaan; HANAKARU HOKAGATA? yang tertulis di badan pesawat Eagle One menjadi; HANAKARU LON NA NGON GATA!***

Komentar

Loading...