Breaking News

Terkait Penikaman Anggota BNN Aceh

Brigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H: Samsuar Tetap Dikejar, Lebih Baik Menyerah Saja!

Brigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H: Samsuar Tetap Dikejar, Lebih Baik Menyerah Saja!
Kepala BNN Aceh, Brigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H (Foto: Dok. MODUSACEH.CO)

Banda Aceh | Kepala BNN Aceh, Brigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H menegaskan. Pihaknya akan terus memburu Samsumar alias Aseng (40), pelaku penikaman terhadap Bripka Bahruni, anggota BNN Aceh, Sabtu, 18 Mei 2019.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 21.30 WIB, di Jalan Lingkar Kampus, Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. “Dia (Aseng) tetap kami buru dan kejar, kemana pun dia pergi. Karena itu, saya minta dia menyerahkan diri saja, sebelum anggota saya bertindak tegas,” kata jenderal bintang satu ini.

Menurut dia, jika Aseng menyerahkan diri, maka pihaknya akan memperlakukan dengan baik, sesuai hukum yang berlaku. Sebaliknya, jika Aseng tetap kabur, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap warga yang diduga sebagai penguna narkoba jenis sabu-sabu ini.

20190521-samsuar-alias-aseng

Samsumar alias Aseng (Foto: Ist)

“Perbuatannya melawan petugas dengan menusuk dengan senjata tajam (gunting), jelas perbuatan pidana. Jika dia merasa tidak bersalah, kenapa harus kabur dan melawan petugas,” ujar Brigjen Pol. Faisal Abdul Naser.

Seperti diberitakan media ini, naas menimpa Bripka Bahruni, anggota BNN Aceh. Dia ditikam Samsumar alias Aseng (40), warga Jalan Lingkar Kampus, Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Diduga, Aseng merupakan pengguna narkoba jenis sabu-sabu yang sudah lama menjadi target BNN. Peristiwa naas ini terjadi, Sabtu, 18 Mei 2019, sekira pukul 21.30 Wib di Jalan Lingkar Kampus, Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh.

Ceritanya begini, saat itu tim BNN beranggotakan lima personil mendatangi rumah pelaku. Tujuannya, untuk mengamankan pelaku yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Nah, setiba di depan pintu rumah pelaku, dua orang anggota BNN mengetuk pintu rumah, namun yang membuka pintu istri pelaku dan di balik istrinya ada pelaku yang mencoba menutup kembali pintu.

Akibatnya, terjadilah saling dorong mendorong pintu, setelah itu pelaku mencoba melarikan diri dan dikejar serta dihadang anggota BNN. Rupanya, pelaku mencoba melakukan perlawanan dengan cara melakukan penikaman dengan gunting terhadap salah satu anggota BNN tersebut. Lalu, melarikan diri dan hingga kini tetap dikejar dan diburu anggota BNN Aceh.***

Komentar

Loading...