Breaking News

BPK Temukan Oknum PNS Terima Gaji Ganda, di Provinsi Aceh dan Kabupaten Pidie

BPK Temukan Oknum PNS Terima Gaji Ganda, di Provinsi Aceh dan Kabupaten Pidie
ilustrasi
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Aceh, terhadap laporan keuangan Pemerintah Aceh 2017, BPK menemukan beberapa persoalan.

Salah satunya berdasarkan LHP yang diminta secara resmi oleh media ini melalui Humas BPK RI, Jalan T. P. Nyak Makam, Banda Aceh, Senin (09/07/2018), salah satu temuan BPK RI Perwakilan Aceh adalah dugaan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) menerima gaji ganda.

Gaji ganda diterima oknum PNS yang dimaksud dari hasil audit BPK RI tersebut, satu di Dinas Perhubungan Aceh dan satu lagi di Kabupaten Pidie.

Oknum PNS yang disebutkan BPK RI dalam LHP, yaitu berinisial SZ. Namun BPK RI tidak menyebut nama lengkap alias hanya menyebut  nama oknum PNS itu inisial SZ.

Selain itu BPK juga menyebut PNS dimaksud memiliki NIP dan gelar berbeda. Di Dinas Perhubungan Aceh gelar oknum PNS itu SZ, S.Sos dan di Kabupaten Pidie bergelar S ZS.Kep, M. Kes.

Jelas LHP BPK RI tadi, gaji SZ yang dibayar di Kabupaten Pidie sejak 2005 sampai 2017. Sedangkan data di Dinas Perhubungan Aceh, gaji SZ dibayar sejak Mei 2008 sampai Februari 2018.

Itulah sebabnya, berdasarkan audit BPK RI, menyebutkan minimal gaji SZ yang telah dibayar Pemerintah Aceh senilai Rp 321 juta lebih, itu setelah dikurangi iuran Korpri dan zakat.

Konfirmasi tim BPK Ri yang sedang melakukan pemeriksaan terhadap anggaran Kabupaten Pidie tahun 2017, pada tim BPK SZ mengakui bahwa dirinya terdaftar sebagai PNS di Pemerintah Aceh dan Kabupaten Pidie serta menerima gaji di dua Pemda tersebut.

Pada tim BPK RI SZ menjelaskan, gaji terakhir yang diterima SZ dari Pemerintah Aceh Januari sampai November 2015.***

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...