Bocah Tenggelam Saat Menyeberang Krueng Arakundo Belum Ditemukan

Bocah Tenggelam Saat Menyeberang Krueng Arakundo Belum Ditemukan
Foto IST

Aceh Timur | Majid Bin Antoluddin (5) bocah yang tenggelam di sungai Krueng Jambo Aye - Arakundo, Dusun Pante Bidari, Gampong Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, pada Kamis (31/1/2019), sekitar pukul 11.00 WIB, belum ditemukan oleh tim gabungan hingga Sabtu (2/2/2019).

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kapolsek Pantee Bidari Ipda Iskandar Wijaya mengatakan, korban tenggelam akibat terseret arus Krueng Jambo Arakundo pada Kamis (31/1/2019) siang.

Saat itu korban bersama kakeknya Ramli (60), hendak menyeberang ke Gampong Tanah Merah, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara menggunakan sampan bersama ternak kerbau dengan cara ditarik dalam air menyeberangi sungai.

"Kemudian pada saat berada di tengah sungai, korban membuka baju dengan maksud untuk mandi. Kemudian Ramli melarang cucunya itu untuk mandi karena lokasi itu masih dalam, kemudian korban duduk kembali di tepi sampan. Kemudian saat Ramli menoleh ke belakang untuk melihat kerbau yang ditarik di dalam air tersebut, dan tak lama berselang Ramli mendengar suara hempasan air dan melihat korban sudah tidak ada lagi di atas sampan,” kata Iskandar Wijaya.

Masih menurut Iskandat Jaya, setelah itu Ramli melompat ke dalam sungai untuk mencari korban. Ramli berusaha mencari korban hingga 100 Meter ke depan dari TKP korban melompat ke dalam air akan tetapi korban tidak juga ditemukan. Ramli kemudian bergegas pulang dan melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua korban serta kepada perangkat gampong setempat.

Sampai saat ini petugas gabungan dari Polsek Pantee Bidari, Polsek Langkahan (Polres Aceh Utara), BPBD Aceh Timur dan BPBD Aceh Utara masih bersiaga di lokasi dalam upaya melakukan pencarian terhadap korban bocah tenggelam tersebut.***

Komentar

Loading...