Polemik Dualisme Kepengurusan PSSI Aceh

BOARI Lakukan Mediasi, PSSI Tunda Kongres Kubu Johar Lim Eng

BOARI Lakukan Mediasi, PSSI Tunda Kongres Kubu Johar Lim Eng
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Gugatan yang dilayangkan (Assosiasi Provinsi) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh Pimpinan Adly Tjalok pada Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (Baori), atas keputusan PSSI menunjuk Johar Lin Eng sebagai Plt Ketua PSSI Aceh, membuahkan hasil. Sebab, melalui surat PSSI Pusat, Nomor 641/PGD/82/II-2018. Sekjen PSSI, Ratu Tisha meminta Plt Ketua Asprov PSSI Aceh Johar Lin Eng menunda pelaksanaan kongres yang akan dilaksanakan 24 Februari 2018.

Surat yang ditandatangani Ratu Tisha itu mengutarakan perihal penundaan Kongres Asprov PSSI Aceh. Surat itu juga ditujukan pada Plt Ketua Asprov PSSI Aceh Johar Lim Eng. Isinya; “bersama dengan ini bahwa, untuk menghormati kesepakatan yang dicapai pada sidang mediasi BOARI nomor ; 01/P.BOARI/2018, pada hari Kamis, 15 Februari 2018 dan rapat Komite Eksekutif PSSI tanggal 16 Februari 2018, maka PSSI meminta Asprov PSSI Aceh untuk menunda pelaksanan Kongres Asprov PSSI Aceh yang sedianya akan deselenggarakan pada Sabtu, 24 Februari 2018. Rekomendasi waktu pelaksanaan Konggres Asprov PSSI Aceh akan diinformasikan pada tanggal 23 Februari 2018,” tulis Ratu Tisya dalam surat salinan yang diterima media ini, Sabtu, (17/2/18). Selanjutnya kata Ratu Tisya, sebagi tindak lanjut dari keputusan ini, segala proses tahapan persiapan Kongres yang tengah berlangsung untuk ditunda.

Sementara itu, ketika dihubungi media ini, Adly Tjalok membenarkan jika PSSI telah mengeluarkan surat tersebut. Kata Adly Tjalok ketika melakukan gugatan pada BOARI beberapa hari lalu. Pihak BOARI mengajukan jalan mediasi dulu. Namun, dirinya mengajukan syarat untuk melakukan mediasi tersebut. ”Saya minta PSSI mengeluarkan surat untuk menonaktifkan Johar Lim Eng bukan lagi sebagai Plt Asprov PSSI Aceh. Jadi, dengan keluarnya surat tersebut kepengurusan yang sah adalah kepengurusan kami,” tegas Adly Tjalok pada media ini Sabtu sore.

Sebelumnya Ketua Umum PSSI Pusat, Edy Rahmayadi melalui suratnya Nomor: SKEP/79/XII-2017, tanggal 20 Desember 2017, menunjuk Johar Lin Eng (Exco PSSI) sebagai Plt Ketua Asprov Aceh, untuk melaksanakan kongres memilih ketua umum baru. Terkait surat pemberitahuan PSSI Pusat tersebut, Komite Olahraga Nasional (KONI) Aceh sebagai induk cabang olahraga di Provinsi Aceh mengikuti keputusan PSSI Pusat tersebut.

Lantas, kedua kubu telah menetapkan jadwal kongres masing-masing. Kubu Lin Eng akan melaksanakan Kongres pada 26 Januari 2018. Sedangkan PSSI kubu Adly Tjalok akan menggelar Kongres pada 28 Januari 2018. Sehingga, dalam Kongres yang digelar 26 Januari 2018, Adly Tjalok terpilih kembali sebagai Ketua Asprov PSSI Aceh. Kemudian, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh Pimpinan Adly Tjalok, menggugat keputusan PSSI Pusat atas penunjukan Johar Lin Eng sebagai Plt ketua PSSI Aceh. 

Gugatan itu diajukan Adly Tjalok berserta kolega pada Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI), tanggal 24 Januari 2018. "Penunjukkan Lin Eng sebagai Plt Ketua PSSI Aceh berdasarkan surat keputusan dari PSSI Pusat tanggal 20 Desember 2017 tidak sah," kata Adly Tjalok di hadapan para wartawan Rabu malam, di Banda Aceh, (24/1/18).***

Komentar

Loading...