Diamankan Saat Penggerebekan di FAT Karoeke Batoh

BNNP Aceh Lepas Pemakai Ekstasi, Kok Bisa?

BNNP Aceh Lepas Pemakai Ekstasi, Kok Bisa?

Banda Aceh | Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser mengaku telah melepas tiga orang, yang di identifikasi positif menggunakan pil ekstasi.

Sebelumnya, Anggota BNNP Aceh mengamankan 30 orang di Fat Karaoke, Jalan Mr. Mohd Hasan, Desa Blang Cut, Lueng Bata, Banda Aceh, Selasa malam (24 /7/18), sekira pukul 23.00 WIB. Setelah dilakukan tes urin, dua pria dan satu wanita positif menggunakan ekstasi.

Faisal Abdul Naser menjelaskan, tiga orang telah dilepas itu merupakan pemakai, dibuktikan dengan hasil tes urin. Namun, ekstasi itu bukan dipakai saat penggerebekan di Fat Karaoke.

“Jadi mereka memakai tidak di lokasi, tapi di Medan (Sumatera Utara). Istilahnya SOS (Sisa Obat Semalam). Kita amankan sisa obat yang mereka pakai,” jelasnya pada awak media pers di Kantor BNNP Aceh, Batoh, Banda Aceh, Kamis (27/9/18).

Ketika ditanya kenapa dilepaskan, Faisal Abdul Naser menjawab. “Bukan kita lepaskan. Tapi, kita rehab jalan dan tetap diwajibkan melapor,” katanya.

Alasan lain, menurut Faisal Abdul Naser, yang dikejar BNNP Aceh adalah bandar pil ekstasi dalam kasus tersebut. Dan, kini bandar berinisial MN telah diamankan di Lhokseumawe beberapa waktu lalu, dan ditahan di sel BNNP Aceh berserta Barang Bukti (BB) 500 pil ekstasi.

“Perempuan dan dua laki-laki itu pemakai. Yang kita ambil keterangan adalah, dari mana mereka dapat barang. Itu yang kita tangkap,” ungkapnya.

Sebelumnya, Satuan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh menggerebek salah satu tempat hiburan, yakni Fat Karaoke, Jalan Mr. Mohd Hasan, Desa Blang Cut, Lueng Bata, Banda Aceh, Selasa malam (24/7/18), sekira pukul 23.00 WIB.

Dalam penggerebekan tersebut BNN dengan personil 10 orang, berhasil mengamankan 200 butir pil Inex (ekstasi) serta melakukan pengecekan/tes urine terhadap 30 orang (15 orang pria dan 15 orang wanita) yang sebagian diduga mengkonsumsi pil tersebut.

Menurut keterangan dari anggota BNN, 200 butir Inex tersebut ditemukan di dalam ruangan/room yang berbeda, yaitu di dalam room 3, room 5 dan room 6.

BNN juga menemukan beberapa kue dan balon Ultah. Kue dan balon tersebut digunakan 15 pasangan ini dan mengadakan party (pesta) di Fat Karaoke.

Setelah dilakukan pengecekan urine, BNN Aceh membawa 30 orang (15 pasang) yang diduga pengguna narkoba ke kantor BNN untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut. Lalu, diketahui jika dua pria dan satu wanita positif mengkomsumsi pil ekstasi.***

 

"Pileg dan Pilpres 2019" - vote sekarang juga -

Komentar

Loading...