BNN Gagalkan 133 Kilogram Sabu Asal Malaysia di Peuntet, Lhokseumawe  

BNN Gagalkan 133 Kilogram Sabu Asal Malaysia di Peuntet, Lhokseumawe  
ist
Penulis
Rubrik

Lhokseumawe | Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN), berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 133 kilogram dan pil Ekstasi 42.500 butir, di Resto Sasa Nam, Peuntet, Kota Lhokseumawe, Aceh, Senin, (18/9/17). Bersama Barang Bukti (BB), petugas juga menangkap tiga pelaku, masing-masing berinisial B (40), MS (37), dan MH (38), tanpa perlawanan.

Kabit Humas Polda Aceh Kombes Pol Goenawan membenarkan penangkapan itu. Katanya, Tim yang terdiri dari BNN, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Langsa, Bea Cukai Kanwil Aceh, dan Bea Cukai Lhokseumawe, melakukan penyelidikan terhadap informasi  masyarakat, adanya transaksi narkotika yang dibawa dari Malaysia masuk ke Indonesia melalui jalur laut di perairan Aceh. "Selanjutnya, Tim dibagi untuk melakukan patroli monitoring (pemantauan) laut di sekitar perairan Idi Rayeuk dan Peureulak, Aceh Timur, serta penyelidikan di daratan Kota Lhokseumawe hingga Langsa," jelas Goenawan pada MODUSACEH.CO, Selasa, (19/9/17).

Pukul 14.20 WIB, tim yang melakukan patroli laut dengan menggunakan kapal Bea Cukai, menghentikan kapal yang dicurigai untuk dilakukan pemeriksaan, namun saat diberikan peringatan untuk berhenti, Anak Buah Kapal (ABK) kapal mencoba kabur ke daratan, dan langsung loncat meninggalkan kapal, untuk melarikan diri ke daratan.

Merasa mencurigakan, tim melakukan penggeledahan terhadap kapal tersebut, dan menemukan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 133 bungkus atau sekitar 133 kg dan 10 bungkus ekstasi sebanyak 42.500 butir. Selanjutnya, tim melakukan pengembangan mencari ABK kapal yang melarikan diri.

Menjelang sore hari, dua ABK yang melarikan diri berhasil terpantau tim saat berada di sekitar Masjid Kuta Binjei, Aceh Timur. Kemudian dilakukan pembuntutan hingga ke Punteut, Lhokseumawe.

Menjelang shalat magrib, 2 orang ABK bertemu dengan 1 orang yang diduga sebagai pengendali barang haram itu, di Resto Sasa Nam, Punteut, Lhokseumawe. Ketiganya akhirnya dapat ditangkap.

Pada petugas, ketiga tersangka mengakui perbuatannya, yaitu berangkat dengan kapal dari Kreung Geukeuh, Aceh Utara, menuju perairan Malaysia untuk mengambil narkotika, kemudian kembali ke Aceh. Rencananya sandar di daerah Peureulak, Aceh Timur. Kini, ketiga tersangka beserta BB masih diamankan di BNN Kota Langsa, guna pemeriksaan lebih lanjut.***

Komentar

Loading...