Pengurusan SK Seratus Persen

BKPP Bireuen Dituding Kutip Fulus

BKPP Bireuen Dituding Kutip Fulus
ILUSTRASI -- CPNS Aceh
Penulis
Rubrik
Topik
Jum’at 12 Agustus dan Senin, 15 Agustus 2016 lalu, ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen, berkumpul di kantor pemerintahan setempat, kawasan Cot Gapu, Bireuen, Provinsi Aceh. Mereka terdiri dari tenaga guru, bidan dan tenaga administrasi.

Kedatangan mereka ke sana atas perintah pihak BKKP Bireuen untuk mendengarkan proses pengurusan surat keputusan (SK) pengangkatan mereka menjadi PNS seratus persen dari Kepala BKKP Bireuen Drs M Isa MM. Ini terkait pelaksanaan kerja dan disiplin pegawai negeri sipil dalam bekerja, sesuai aturan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aturan Sipil Negera (ASN).

Ironisnya, beredar isu tak sedap. Diduga, pihak Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bireuen, melakukan pengutipan uang Rp 5 juta pada setiap Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) Kategori II (K2). Beredarnya isu ini membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, berang.

Memang, ada 500 lebih CPNS K2 yang telah dinyatakan lulus 80 persen pada tahun 2015 lalu dan saat ini sedang mengurus SK seratus persen. “Saat pertemuan berlangsung, seorang staf BKPP secara terang-terangan meminta kepada CPNS K2 untuk menyerahkan uang Rp 5 juta sebagai dana administrasi. Anehnya hal tersebut diungkapkan di depan Kepala BKPP Bireuen,” ungkap IK, salah satu tenaga honorer pada media ini, Jum’at 12 Agustus 2016 lalu. Kata IK, mereka mendapatkan undangan dari BKPP Bireuen melalui pesan singkat (SMS) dan meminta mereka untuk kumpul di Oproom Kantor Bupati Bireuen.

“Pengumuman, Jum’at tanggal 12-8-2016 tenaga administrasi CPNS K2 jam 14.00 kumpul di oproom kantor Bupati Bireuen. Senin 15-8-2016 CPNS K2 Guru jam dan tempat yang sama”. Begitu kalimat yang tertera pada SMS yang dikirim oleh salah satu staf BKPP Bireuen.

Masih menurut IK, pengutipan dana adminsitrasi tersebut dibarengi dengan ancaman kepada CPNS bahwa akan di coret dari daftar CPNS K2, jika tidak bersedia menyetorkan dana. Bahkan batas waktu yang diberikan menurut keterangan IK dan IM, seorang rekannya sampai tanggal 17 Agustus 2016.Kepala BKPP Bireuen, Drs. M. Isa, MM

“Untuk apa juga Kementerian Dalam Negeri sudah mengeluarkan surat edaran yang menyatakan bahwa proses pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya, dan surat edaran tersebut ditempelkan di dinding luar ruangan Kantor BKPP Bireuen. Anehnya lain di tulis beda pula yang dipraktekkan,” sebut IK dan IM, heran.
Menurut IK ada 500 lebih CPNS yang sedang dalam pengurusan SK CPNS K2, jumlah ini tentu saja sangat fantastis kalau dikalikan dengan uang pungutan Rp 5 juta per CPNS. Totalnya bisa Rp 2,5 miliar dana yang akan mengalir ke kantong para pejabat di Pemkab Bireuen.

Kepala BKPP Bireuen Drs M Isa MM yang ditemui media ini di Warkop miliknya Jalan Medan-Banda Aceh Bireuen, Rabu 17 Agustus 2016, membantah tundingan itu. “Tidak benar, tidak pernah kita pengutip uang sebab jauh sebelumnya sudah ditegaskan tidak ada kutipan,” tegas M. Isa.

Kepala BKPP Bireuen ini mengaku sangat marah atas tundingan tersebut. Dia meminta kepada CPNS yang mengaku telah dikutip uang berdalih administrasi Rp 5 juta tadi, menghadirkan pelaku pada dirinya atau memberikan informasi siapa oknum yang telah melakukan kutipan tersebut. M Isa berjanji akan membunyikan indentitas CPNS K2 yang memberikan laporan dan bukti pada dirinya. “Berulang-ulang sudah saya imbau agar tidak dilakukan pengutipan. Proses pengurusan SK, seratus persen tidak ada satu rupiah pun dilakukan pengutipan,” bantahnya.

Ketika ditanyakan, permintaan itu dilakukan di depan dirinya di Oproom Sekdakab Bireuen, M Isa mengaku. “Saya tidak tahu adanya ungkapan permintaan uang dari bawahan saya,” tegas M. Isa. Sebaliknya, M Isa mengaku tidak bisa menjamin jika bawahanya tidak melakukan pengutipan tersebut. “Kalau pun nanti ketahuan ada bawahan saya yang melakukan pengutipan, maka akan saya ditindak tegas sesuai aturan,” janji M Isa.*

Zulhelmi

Komentar

Loading...