Berkas Rampung, Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal dan T. Syaiful Bahri Segera Disidang

Berkas Rampung, Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal dan T. Syaiful Bahri Segera Disidang
Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah selesai melakukan penyidikan terhadap tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait DOK Aceh 2018. Mereka adalah, Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf, Staf Khusus Gubernur Aceh, Hendri Yuzal dan seorang pengusaha T. Syaiful Bahri. Satu tersangka lain, Bupati Bener Meriah nonaktif Ahmadi telah mulai disidangkan.

"Hari ini dilakukan pelimpahanan barang bukti dan tiga tersangka suap, terkait pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018 kepada penuntutan tahap dua.  Dalam waktu dekat direncakan akan dibawa ke persidangan," jelas Jubir KPK, Febri Diansyah pada media ini, Selasa (30/10/18) malam.

Febri membeberkan. Berkas milik Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal, dan Syaiful Bahri, akan diserahkan pada Pengadilan Tipikor Jakarta Selatan. Ketiganya dijerat kasus dugaan suap DOK Aceh 2018 dan penerimaan gratifikasi. Khusus Irwandi Yusuf, dia bersama seorang swasta, Izil Azhar (Ayah Merin) juga terjerat dalam dua kasus lainnya dan telah ditetapkan sebagai tersangka yaitu, dugaan korupsi pembangunan Terminal CT3 Dermaga Sabang tahun anggaran 2011.

Hingga hari ini, sekurangnya ada 121 saksi telah diperiksan dalam dua perkara ini. Ketiganya telah diperiksa sekurangnya 4 kali dalam kapasitas sebagai tersangka. Unsur saksi yang diperiksa KPK antara lain, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Asisten II Provinsi Aceh, dan Kepala Bappeda Aceh.

Lalu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, PNS pada Dinas Pengairan Aceh, Dinas PUPR, dan Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, dan Direktur Utama PT. Tuah Sejati serta wiraswasta.

Dalam kasus ini, Irwandi Yusuf bersama Bupati Bener Meriah non aktif, Ahmadi dan Staf Gubernur Aceh, Hendri Yuzal serta seorang pengusaha Syaiful Bahri ditangkap KPK dalam OTT di Aceh pada 3 Juli 2018.

Dalam perkembangannya, KPK menetapkan keempat orang tersebut sebagai tersangka dalam dugaan suap fee DOKA 2018. Selain itu, KPK terus melakukan pengembangan, termasuk mencekal keluar negeri empat orang yang diduga mengetahui aliran dana tersebut.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...