Breaking News

Diduga Banyak Menerima “Tekanan”

Beredar Kabar Kepala ULP Aceh Irwan Pandu Negara Mengundurkan Diri  

Beredar Kabar Kepala ULP Aceh Irwan Pandu Negara Mengundurkan Diri  
Foto: Dok. MODUSACEH.CO

Banda Aceh | Kabar tak sedap kembali berhembus dari Kantor Gubernur Aceh, Jalan T. Nyak Arief Banda Aceh. Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) atau Kepala ULP Aceh Irwan Pandu Negara, sejak dua hari lalu telah mengajukan diri untuk mundur dari jabatan tersebut.

Disebut-sebut, keputusan ini diambil Pandu, begitu dia akrab disapa, karena kuatnya mendapat tekanan dari berbagai pihak, terkait proses lelang sejumlah proyek APBA 2019 di Pemerintah Aceh. “Informasi yang saya terima begitu. Surat pengunduran dirinya sudah diserahkan kepada Setda Aceh dua hari lalu.Tapi, tolong dikonfirmasi kembali untuk kebenaran informasi ini,” ungkap sumber media ini, Selasa (30/4/2019) sore di Banda Aceh.

Informasi serupa juga diterima media ini dari orang dekat Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. “Kabarnya memang begitu, tapi pastinya saya kurang tahu. Coba tanya Sekda Aceh Helfizar Ibrahim,” saran sumber tersebut.

Nah, Plt Sekda Aceh membantah kabar tak enak ini. “Tidak, siapa bilang. Tak ada surat pengunduran itu. Pak Pandu masih bertugas seperti biasa,” jelas Helvizar. Tapi, sumber MODUSACEH.CO membenarkan adanya informasi tadi, kejar media ini. Helvizar dengan enteng menjawab. “Tanya saja pada sumber yang bilang itu,” ujarnya.

Ketika pengakuan Helvizar dikonfirmasi pada sumber media ini, dia mengatakan. “Bisa jadi Plt Sekda Aceh menutup, karena belum melaporkan kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah soal pengunduran diri Pandu,” papar sumber ini.

Menurut dia, sas sus Pandu akan mengundurkan diri sudah sebulan lalu berhembus. Ini sejalan dengan enggannya Plt Gubernur Aceh untuk menerima audiensi Pandu. “Sudah beberapa kali Pandu minta waktu, tapi Pak Plt  selalu menolak untuk menerima,” ungkap sumber itu. Alasannya, sejak dilantik sebagai Kepala ULP Aceh mengantikan Nizarli, Pandu tak pernah melapor dan terkesan bermain sendiri alias tunggal.

Sayangnya, berbagai informasi tersebut belum bisa dikonfirmasi kepada Pandu. Sebab, sejumlah nomor telpon seluler milik Pandu yang diberikan sejumlah sumber pada media ini, tidak aktif.

Sekedar informasi, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menunjuk Irwan Pandu Negara sebagai Plt Kepala Biro Barang dan Jasa atau ULP Aceh, mengantikan Nizarli sejak 13 Agustus 2018. Alasan penunjukkan tersebut, karena Nizarli menyatakan mundur. “Ya, karena Pak Nizarli mundur," jawab Jubir Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani saat dikonfirmasi media ini, Jumat, (32/8/2018).

Menurut dia, penunjukkan Irwan Pandu Negara sesuai Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014, tentang Administrasi Pemerintahan. "Selain mendapat perintah tugas sebagai Plt Kepala Biro Barang dan Jasa, terhitung mulai tanggal 13 Agustus 2018, Irwan Pandu Negara merupakan Kabag Pengelola Pengadaan secara Elektronik pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Aceh," jelasnya.

Ketika itu Nizarli, mengajukan surat permohonan undur diri kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, surat pengunduran Nizarli, dalam bentuk tulisan tangan dan telah diserahkannya kepada Plt Sekda Aceh, Taqwallah.

Sebaliknya, beredar berita bahwa, pengunduran diri Nizarli, tidak terlepas dari belum keluarnya surat izin dari Rektor Unsyiah, Prof Samsul Rizal, terkait posisinya sebagai dosen di Fakultas Teknik Unsyiah, Banda Aceh.

Selain itu, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), telah mengirimkan surat kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Salah satu poinnya, merekomendasikan pergantian atau pemberhentian Nizarli, jika tidak ada surat izin dari Rektor Unsyiah.***

Komentar

Loading...