Potret Dua Tahun Pemerintahan Mawardi Ali-Waled Husaini

Beredar Kabar Dugaan  Zul Bintang "Kuasai" Proyek di Aceh Besar

Beredar Kabar Dugaan  Zul Bintang "Kuasai" Proyek di Aceh Besar
H. Rusli Bintang dan Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, mengunjungi Ujong Pancu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar beberapa waktu lalu (Foto: Ist)
Rubrik

"Saya tak mau berandai-andai, tanyakan saya pada Pak Bupati," kata Zul Bintang.

Banda Aceh | Pemberitaan media ini tentang, “Cermin Retak” di Nanggroe Warisan Raja. Potret Dua Tahun Pemerintahan Mawardi Ali-Waled Husaini, menuai kabar terbaru. Sejumlah sumber media ini di Aceh Besar mengungkapkan. Persoalan yang melanda negeri warisan para raja dan ulama itu, tak hanya soal dugaan keretakan antara Bupati Mawardi Ali dengan Wakil Bupati Tgk Husaini Abdul Wahab (Waled Husaini). Tapi juga, adanya dugaan “keterlibatan” keluarga H. Rusli Bintang dalam berbagai kebijakan dan proyek. Misal, ada nama Zul Bintang dan Musa Bintang.

“Kabar yang beredar di Aceh Besar begitu adanya. Tapi itu masih dugaan. Silakan konfirmasi langsung pada Pak Bupati dan keluarga H. Toke Li (sebutan Rusli Bintang),” ungkap sumber media ini yang juga orang dekat Bupati Mawardi Ali, Sabtu (13/7/2019) siang di Banda Aceh.

Disebut-sebut, dua adik kandung H. Rusli Bintang yaitu, Musa dan Zul Bintang, kerap mendapat fasilitas alias proyek dari Bupati Aceh Besar Mawardi Ali. “Tapi ini masih dugaan, sebab Musa Bintang yang dulu menjadi tim sukses utama Mawardi, sudah menjauh. Sementara Zul Bintang, juga tak seperti yang diduga serta tuduhkan. Kalau pun dia mendapat proyek di Aceh Besar,  diperoleh secara profesional,” jelas sumber tadi.

Bisa jadi jelas sumber itu, dugaan tadi muncul karena memang perhatian H. Rusli Bintang terhadap pertumbuhan pembangunan serta kesejahteraan rakyat begitu besar. “Bayangkan, dia mau memfasilitasi Bupati beserta tim dari Unsyiah Banda Aceh untuk datang ke Lampung, melihat dan mempelajari usaha peternakan sapi di sana. Toke Li berharap, program serupa bisa diwujudkan di Aceh Besar. Sayang, hingga kini belum ada tanda-tanda,” ulas sumber yang tak mau ditulis namanya ini.

Tak hanya itu, Toke Li juga ikut mendorong Bupati Aceh Besar untuk menyahuti keluhan masyarakat Ujong Pancu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, yang selama ini kerap menghadapi rob (banjir air laut akibat pasang purnama).

Ketika itu, Jumat (8/3/2019), H. Rusli Bintang dan mantan Bupati Aceh Besar Rusli Muhammad, mengunjungi Ujong Pancu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Ikut pula Sekda Aceh Besar Iskandar, Kadis PUPR Ir Yusmadi, Kepala BPBD Farhan AP, serta Kabag Humas Muhajir.

Selama ini masyarakat di kawasan Ujong Pancu yang meliputi empat desa, mengeluhkan kampungnya kerap dibanjiri air laut. Saat pasang purnama terjadi, air laut menggenangi perkampungan hingga mencapai 300 meter dari bibir pantai. Pantai pun sudah tampak rata dengan daratan jika dilihat dari jalan.

Nah, benarkah semua dugaan tadi? Zul Bintang, adik H. Rusli Bintang membantah semua kabar miring tersebut. Dia mengaku sudah sering mendengar kabar miring tersebut, terutama dari orang-orang dekat Bupati Mawardi Ali. Namun, dia mengaku tak ambil pusing dengan rumor yang beredar tadi. “Saya tidak mau berandai-andai. Supaya jelas dan terang menderang, silakan tanya langsung pada Bupati Mawardi,” kata Zul Bintang singkat.

Sementara Bupati Aceh Besar Mawardi Ali belum menjawab konfirmasi media ini yang dikirim melalui pesan WhatsApp (WA), Sabtu (13/7/2019) sore.***

Komentar

Loading...