Polres Aceh Barat

Bekuk Pelaku Curanmor Antar Kabupaten dan Kota

Bekuk Pelaku Curanmor Antar Kabupaten dan Kota
Kasat Reskrim (kanan) dan tersangka serta dua alat bukti kenderaan roda dua. Foto Juli Saidi

Meulaboh | Walau tangan diikat kebelakang, raut wajah tersangka Arf (21), yang diduga melakukan pencurian sepeda motor (curanmor), tidak terlihat gundah. Saat diapit petugas Polres Aceh Barat, warga Gampong Beurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, yang ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Barat, Senin (05/03/2018). Rabu pagi (07/03/2018) tampak berjalan santai.

Arf ditangkap anggota Kepolisian berpakaian preman dari Unit V Resmob, Sat.Reskrim Aceh Barat, sekira pukul 13.00 WIB di Jalan Sentosa, Gampong (Desa) Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Kepada polisi, Arf mengaku sudah mencuri beberapa kali. Itu sebabnya, barang bukti untuk ditetapkan Arf sebagai tersangka, berupa satu unit sepeda motor merek Honda Tipe KIHON14LO A/T warna hitam tahun 2015 dengan nomor Polisi BL 6084 EAC dan nomor rangka MH1KF1110FK278540 serta nomor mesin KF11E1285994.

Barang bukti lain, satu unit sepeda motor merek Honda Beat warna hitam, satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio Soul warna hitam, dan satu unit sepeda motor merek Yamaha N. MAX warna putih, nomor rangka MH3SG3120HK458418, nomor mesin G3E4E-0634512. Diduga, barang bukti terakhir ini, dicuri di daerah Peuntet di wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Dalam melakoni pekerjaannya, modus operandinya Arf bermacam. Ada dengan cara meminjam motor korban, kemudian tidak dikembalikan lagi. Ada juga dengan mencuri langsung di lapangan. Sedangkan barang bukti yang diamankan di Polres Aceh Barat, dua unit kendaraan roda dua. Akibat perbuatan tersangka, Arf terancam dijerat sesuai Pasal 363/372 dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHPidana) dengan ancaman empat tahun penjara.

Kasat Reskrim Polres Aceh Barat AKP Fitriadi pada wartawan, Rabu (7/3) mengatakan. Pelaku Arf sudah banyak melakukan tindak pidana. “Ada di Lhokseumawe, Banda Aceh, Nagan Raya, Meulaboh,” ujar Kasat Reskrim. Terkait kasus curamor, pada tahun 2018, Polres Aceh Barat sudah menangkap tiga tersangka dan pada 2017, sebanyak 11 tersangka. Setiap tersangka, juga ada beberapa laporan polisi (LP). “2017 ada 11 tersangka kita amankan,” kata AKP Fitriadi.***

Komentar

Loading...