Begini Prosesnya Diabetes Bisa Sebabkan Kebutaan

Begini Prosesnya Diabetes Bisa Sebabkan Kebutaan
Foto: Thinkstock
Penulis
Rubrik
Sumber
Health.detik.com
Topik
Jakarta, Penyakit diabetes yang berlangsung kronis dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Salah satunya adalah kebutaan.

Komplikasi kebutaan karena diabetes (renopati diabetik) diperkirakan diidap oleh 34,6 persen pasien diabetes secara global. Jumlah tersebut diperkirakan dapat terus meningkat karena jumlah pengidap diabetes yang juga meningkat.

dr Gitalisa Andayani, SpM, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kirana mengatakan seorang pengidap sebetulnya bisa menghindari renopati diabetik karena gejala tak muncul begitu saja.

"Kejadiannya bukan sesuatu yang cepat. Mungkin biasanya butuh waktu penderita diabetes lima tahun, gula darahnya yang sering naik pelan-pelan akan merusak pembuluh darah di mata. Pendekatannya kalau tau bapak ibu diabetes sebaiknya juga lakukan periksa mata. Prinsipnya deteksi dini," kata dr Gitalisa pada acara Save Our Sight oleh L'Occitane Foundation di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (8/10/2015).

Baca juga: Kena Diabetes Gestational, Ibu Disarankan Lakukan Pemeriksaan Lebih Lanjut

Dijelaskan oleh dr Gitalisa bahwa diabetes memengaruhi mata karena penyakit ini bisa mengganggu pembuluh darah. Sementara itu di dalam mata terdapat retina yang teriisi banyak oleh pembuluh darah halus.

Saat gula darah tak terkontrol ditambah tekanan darah juga tinggi, pembuluh darah dalam retina bisa membesar dan rusak sehingga darah bocor keluar. Akibatnya mata jadi tak bisa melihat dengan jelas karena cahaya terhalang oleh tumpahan darah dan retina juga tak berfungsi optimal karena tak mendapat suplai darah yang baik.

"Pembuluh darah di mata menjadi bocor dan tersumbat. Bayangkan retina kita seperti halaman kebun apa yang terjadi kalau selang-selang di kebun bocor? Retina kita suplai darah dan oksigennya berkurang. Kurang lebihnya seperti itu," papar dr Gitalisa.

Baca juga: Karena Infeksi Atau Diabetes, Anak Juga Bisa Kena Katarak

Renopati diabetik sendiri sama seperti diabetes tak bisa diobati. Tindakan hanya bisa dilakukan untuk memperbaiki gejala namun bila diabetes tak terkontrol maka komplikasi bisa kembali lagi.

"Periksa. Kalau ternyata tidak apa-apa bisa balik lagi periksa tahun depannya," tutup dr Gitalisa.

Sumber: Health.detik.com

Komentar

Loading...