Di Balik Ketua DPRK Abar Tidak Ikut Tanda Tangan usulan Eksekutif 2019

Begini Kondisi Infrastruktur Kecamatan Sungai Mas

Begini Kondisi Infrastruktur Kecamatan Sungai Mas
Lokasi sungai yang menghubung Kecamatan Sungai Mas-Woyla yang direncanakan bangun jembatan rangka baja 2019. Foto Juli Saidi.
Penulis
Rubrik

Meulaboh | Setelah mendapat informasi, terkait Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli, SE tidak ikut menandatangani dokumen program 2019 yang diusulkan eksekutif. Saya meninjau langsung salah satu kegiatan yang direncanakan dalam program dana otonomi khusus Aceh (DOKA) 2019, di Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.

Bergerak dari Meulaboh menuju ke Kecamatan Sungai Mas, berjarak sekitar 40 kilo meter (KM) dari ibu Kota Aceh Barat, Meulaboh, Selasa sore (03/03/2018), saya tiba di kawasan program pembangunan jalan dan jembatan yang direncanakan bangun pada 2019 mendatang, yaitu Sungai Mas. Jalan dan jembatan tersebut, menghubungi Kecamatan Sungai Mas-Woyla, Aceh Barat. Kondisi jalan di sana, sepertinya memang tidak pernah tersentuh pembangunan aspal.

Masyarakat yang tinggal di daerah itu, Abusamah (56) mengaku sejak ia lahir, jalan tersebut memang tidak pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah. Ia mengaku, jika jalan dan jembatan tersebut dibangun, maka akan memangkas 50 persen jarak tempuh masyarakat untuk menuju Kota Meulaboh. Sebab, jika melewati jalan Tutut, maka jarak tempuh kata Abusamah sekitar 40 kilo meter, tetapi jika jalan dan jembatan selesai dibangun, itu hanya berjarak 20 kilo meter ke Meulaboh.

“Harapan saya bukan 2019 tetapi 2018 ini harus dibangun. Selama ini orang sakit naik rakit untuk bawa ke rumah sakit. Bahkan gendong, jalan ini hubungan dekat dengan rumah sakit. Kalau jalan Tutut itu jaraknya sekitar 40 km tetapi kalau lewat jalan Woyla sekitar 20 km,” ujar Abusamah, Selasa sore (03/04).

Baca: Ketua Menolak, Dua Pimpinan Setuju

Karena itu, Abusamah mengatakan jangan ada anggota dewan tidak setuju, terkait rencana Pemerintah Aceh Barat membangun jalan tersebut pada 2019 mendatang. “Kalau ada dewan tidak setuju, itu gelap mata,” kata Abusamah.

Sementara itu, diminta tanggapan Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli, SE sikap tidak ikut menandatangani usulan program 2019 terkesan bagi masyarakat wakil rakyat menolak akses rakyat, kata Ramli, SE dirinya bukan menolak, tetapi minta direvisi sedikit. “Itu hak rakyat, tetapi kalau dilihat dalam forum rapat, kita bukan menolak, tetapi tolonglah direvisi sedikit,” kata Ramli, SE, melalui sambungan telpon, Rabu (04/04). Selengkapnya baca edisi cetak.***

Komentar

Loading...