Banyaknya Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru di PTN, PTS Terancam

Banyaknya Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru di PTN, PTS Terancam

Bireuen | Banyaknya jalur sistem penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dikhawatirkan, mngancam perekrutan mahasiswa baru bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Aceh. Ini dikarenakan sistem banyaknya jalur masuk ke PTN ini membuat PTS kurang mendapatkan mahasiswa baru tahun ini.

DR Amiruddin Idris, Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen yang ditanyai itu, Senin? 8 Mei 2017 menyebutkan. PTN sudah cukup baik mendapatkan fasilitas dari negera, kalau bisa PTS juga diperhatikan. 

“PTN sudah mendapatkan 100 persen bantuan fasilitas dari negera, kalau bisa jangan diborong semua calon mahasiswa. Memang kita tahu ada kebebasan masing-masing,” sebutnya.

Amiruddin mengajak PTN yang ada di Aceh agar sama-sama dengan PTS mencerdaskan anak bangsa.

“Kalau semuanya mahasiswa untuk PTN bagaimana keberdaaan PTS,” jelasnya.

Menurutnya PTS di Aceh seperti Umuslim juga tidak nomor dua dibandingkan dengan PTN, PTS juga mampu bersaing.

“Namun untuk meyakinkan masyarakat sangat susah dilakukan PTS, tapi bila PTN dalam menerima banyak mahasiswa dengan bermacam jalur itu juga menjadi bagian yang tidak baik bagi perkembangan Perguruan Tinggi Swasta di Aceh,” jelas Amiruddin.

Di sisi lain, Rektor Umuslim itu juga menyebutkan pihaknya selama ini sudah bekerja sama dengan universitas luar negeri. Minggu depan katanya, enam mahasiswa dikirim ke Thailand untuk melaksanakan PPL-KKM itu atas permintaan pihak sekolah dan pesantren di Thailand Selatan.

“Mereka akan mengabdi di tiga Provinsi Thailand  Selatan. Selain itu, sekarang kita juga sudah mengirim dua mahasiswa dalam bentuk pertukaran mahasiswa ke Nagoya Gakuin Universitas (NGO) Jepang dan ada dua mahasiswa NGO Jepang di Umuslim,” ungkapnya.

Imbuhnya lagi, Mahasiswa Umuslim  bulan depan sebanyak 80 orang akan melakukan KKM di Keudah,  Malaysia. “Itu kerjasama Umuslim dengan Institut Pendidikan Guru Darul Aman Malaysia,” ucapnya.***

Komentar

Loading...