Ketua Tim Pansel T. Setia Budi Mulai Tidak Aktif Pengurus PNA, 29 Desember 2017

Bagaimana Legalitas Seleksi Administrasi JPT Pratama Pemerintah Aceh?

Bagaimana Legalitas Seleksi Administrasi JPT Pratama Pemerintah Aceh?
Penulis
Rubrik

Banda Aceh |  Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Kantor Wilayah Aceh, Jailani M. Ali, SH., M.H, di ruang kerjanya, Senin (19/02/2018) mengatakan. T. Setia Budi dan Syarifuddin tidak lagi masuk sebagai Pengurus Partai Nanggroe Aceh (PNA), sejak dilakukan perubahan kepengurusan pada tanggal 29 Desember 2017.

Surat Keputusan (SK) perubahan kepengurusan PNA yang tak lagi masuk nama T. Setia Budi dan Syarifuddin itu, sesuai SK Nomor: W1-675.AH.11.01, tahun 2017 tentang pengesahan perubahan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Nanggroe Aceh.

Perubahan ini, setelah adanya surat Dewan Pimpinan Pusat Partai Nanggroe Aceh, Nomor: 354/DPP-PNA/XII/2017, tanggal 27 Desember 2017 tentang mohon pengesahan perubahan kepengurusan Partai Nanggroe Aceh. “Sudah ada perubahannya, sudah dikeluarkan SK perubahan pengurusnya. Nama T. Setia Budi tidak masuk dalam SK perubahan,” kata Jailani M. Ali, SH., M.H, pada media ini, Senin (19/02).

Sebelumnya, T. Setia Budi menduduki jabatan sebagai anggota dewan penasehat pusat PNA. Sementara berdasarkan SK perubahan tanggal 29 Desember 2017 yang ditanda tangan Kepala Kantor Wilayah A. Yuspahruddin, posisi T. Setia Budi digantikan Bukhari MY, S.Sos. “Dua orang, Pak T. Setia Budi dan Syarifuddin tidak masuk dalam SK perubahan,” kata Jailani M. Ali, SH., M.H.

Saat ditanya apakah sebelum adanya SK perubahan dua nama tersebut apakah masih sah sebagai pengurusan partai politik? Kepala Bidang Pelayanan Hukum itu mengaku masih sah sebagai pengurus partai. “Iya, kalau bicara hukum seperti itu,  sebelum dilakukan SK perubahan masih seperti itu. Secara hukum, setelah ada perubahan ini menjadi kepengurusan yang baru,” ujar Jailani M. Ali, SH., M.H, disela-sela kesibukanya mengikuti rapat di kantor tersebut.

Itu sebabnya, ketua panitia seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama Pemerintah Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, tidak lagi pengurus PNA, terhitung sejak 29 Desember 2017. “Iya, mulai tidak pengurus partai politik mulai 29 Desember 2017,” jelas Jailani M. Ali, SH., M.H.

Lalu, berdasarkan pengumuman Nomor: PENG/PANSEL/001/XI/2017 pantia seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama, yang ditantangan T. Setia Budi tanggal 17 November 2017, pada diktum III yaitu waktu dan tempat pendaftaran disebutkan, berkas permohonan diserahkan ke sekretariat tim seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Aceh baik hardcopy maupun softcopy sejak pengumuman ini dikeluarkan sampai dengan 1 Desember 2017, setiap hari kerja pukul 09.00 sampai dengan 16.45 WIB.

Itu artinya, pada tahapan tersebut T. Setia Budi masih aktif sebagai pengurus partai politik, yaitu Partai Nanggroe Aceh, sebelum dikeluarkannya SK perubahan tanggal 29 Desember 2017 oleh Kanwil Menkumham Aceh.

Kemudian, penetapan hasil seleksi administrasi, itu dilakukan pada tanggal 19 Desember 2017. Maka dalam kurun waktu tersebut, proses seleksi JPT Pratama Pemerintah Aceh, ada tim panitia seleksi masih disebut sebagai pengurus partai politik lokal.

Ini sesuai pula breakingnews Serambi Indonesia, Sabtu, 3 Februari 2018. Dalam pemberitaan tersebut, dijelaskan berdasarkan berita acara nomor BA/PANSEL/002/XII/2017 tanggal 19 Desember 2017 tentang penetapan hasil seleksi administrasi.

Sedangkan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, disebutkan pada ayat (6) panitia seleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) harus memenuhi persyaratan: a. memiliki pengetahuan dan/atau pengalaman sesuai dengan jenis, bidang tugas, dan kompetensi jabatan lowong, b. memiliki pengetahuan umum mengenai penilaian kompetensi, c. tidak menjadi anggota/pengurus partai politik, dan d tidak berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...