Ayah Bejat, Setubuhi Anak Tiri Masih Kelas 5 SD

Ayah Bejat, Setubuhi Anak Tiri Masih Kelas 5 SD
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Seorang pria berinisial HD atau yang biasa disapa Roy (43), asal Kota Banda Aceh tega menyetubuhi anak tirinya puluhan kali. Pelaku bejat ini, melakukan perbuatan biadapnya, karena tak bisa berhubungan badan dengan istrinya. Itu, berdasarkan pengakuan Roy saat ditemui sejumlah wartawan di Polresta Banda Aceh, Jumat (8/3/2019).

Katanya, istrinya sering kali menahan hubungan intim yang ingin dilakukanya. Sebab itu, dia dan sang istri sering bertengkar saat di dalam kamar. “Selalu ditahan kalau ingin berhubungan badan dan juga sering ribut-ribut,” jelasnya. 

Tak tahan dengan sikap istri, Roy tak kuasa menahan birahinya untuk berhubungan badan. Akhirnya, anak tirinya  menjadi pelepasian nafsunya. “Ya makanya saya paksa anak saya untuk berhubungan badan,” ungkap Ayah yang diketahui pengangguran ini. 

Menurut pengakuan Roy. Dia sudah memperkosa anak tirinya puluhan kali tanpa sepengetahuan istrinya. “Tak terhitung. Sejak tahun 2018, kelas 4 SD sekarang dia kelas 5 SD. Saya melakukannya diberbagai tempat. Di rumah, semak-semak dan lain-lain,” ungkapnya. 

Selain itu, Roy mengaku memperkosa anak tirinya itu saat dijemput pulang sekolah. “Mulanya, saya suruh anak buka baju di ruang tamu. Kemudian saya ajak ke kamar,” ceritanya. Saat berada dalam kamar, Roy sempat mengancam akan membunuh jika melawan. Pernah juga di waktu lain dia mengancam akan membunuh anaknya jika melawan menggunakan cangkul. 

Ceritanya, itu berulang kali dilakukan tanpa ada penyesalan. “Waktu saya lakukan kesekian kalinya, anak saya juga sering saya iming-iming untuk memberikan uang. Tapi ngak pernah saya kasih, pura-pura aja,” kata pria bertubuh besar ini.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat. Reskrim Polresta Banda Aceh, Puti Rahmadiani, S,Tr.K saat dijumpai awak media mengungkapkan, anak yang disetubuhi Roy merupakan anak yatim yang diangkat mereka.

Jelas Puti, anak korban pemerkosaan orang tuanya ini adalah anak yatim yang diasuh pelaku. Korban, mempunyai kakak yang tinggal tidak jauh dari rumah ibu dan ayah tirinya. Nah, atas dasar laporan dari kakaknya, barulah Roy ditangkap, Rabu, 6 Maret 2019. “Saat penangkapan, Roy sempat berpindah tempat dari Aceh Besar hingga ingin melarikan diri ke daerah Gayo Lues,” ungkap Puti.

Ibu asuh korban tidak mengetahui perbuatan bejat suaminya ini. Karena bekerja menjadi tukang setrika dari pagi hingga sore hari. “Katanya, istri dia capek karena bekerja pagi hari sampai sore. Jadi,tak bisa lagi berhubungan dengan suaminya. Sehingga, pelaku melakukan hubungan badan dengan anak tirinya, saat istrinya tak ada di rumah,” ungkap dia. 

Sebab itu, pelaku melakukan memperkosaan terhadap korban hampir setiap hari. Bahkan, dalam satu hari sampai tiga kali. “Setiap minggu, setiap hari. Terkadang dalam setiap hari pun ada 3 kali dilakukan,” jelas Puti. 

Karena perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. “Namun, karena ayahnya yang melakukan, bisa dikenakan Pasal 81 ayat 3. Tergantung dari hakim yang memutuskan nantinya,” jelasnya.***

Komentar

Loading...