Breaking News

Di Balik Bantuan Hibah Untuk Mantan GAM Rp 500 Miliar

'Audit Pilihan' Inspektorat Aceh; Rp 197 Miliar tak Jadi Sampel

'Audit Pilihan' Inspektorat Aceh; Rp 197 Miliar tak Jadi Sampel
Ilustrasi
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Pada 19 Februari 2016 lalu, tim monitoring dan evaluasi Inspektorat Aceh dibawah kepemimpinan Drs. Abdul Karim, M. Si, telah menyelesaikan laporan hasil monitoring dan evaluasi tentang dana hibah barang untuk program pemberdayaan ekonomi rakyat yang bersumber dari  Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2013 lalu, senilai Rp 547 miliar lebih. Untuk mengetahui penggunaan anggaran yang disebut-sebut bantuan hibah untuk program pemberdayaan ekonomi mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) 2013 lalu ini, Inspektorat Aceh menurunkan enam orang tim auditor. Mereka adalah, satu pembantu penanggungjawab, satu pengendali teknis, satu ketua tim dan tiga anggota. Keenam mereka melakukan monitoring dan evaluasi 11 SKPA yang mengelola dana hibah pada 27 program 2013 lalu.

Dari 27 program program hibah APBA 2013,  hanya tujuh program yang tidak dijadikan sampel dalam proses monitoring dan evaluasi bantuan hibah tersebut. Antara lain pengadaan alat berat Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh, Rp 42 miliar lebih. Pembangunan kebun karet Dinas Perkebunan Aceh, Rp 11 miliar lebih. Pengembangan Jagung Hibrida, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Aceh, Rp 23 miliar lebih dan hibah Industri Konvensi Busana Muslim (Pasukan Inong Balee), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Rp 1,8 miliar lebih. Termasuk penyusunan perencanaan pengembangan Ekonomi masyarakat, Bappeda Aceh Rp 214 juta lebih. Selanjutnya,  bantuan untuk lembaga dan bantuan hukum masyarakat Kesbang Pol dan Linmas Aceh, Rp 1 miliar lebih dan dana tambahan Dinas Pengairan Aceh, Rp 116 miliar lebih.

Nah, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi tim Inspektorat Aceh, untuk pekerjaan proyek pengamanan pantai dan jalan Inspeksi Kp. Jawa-Ulee Lhee, Kota Banda Aceh, tidak menjadi sampel monitoring,” kata tim Inspektorat Aceh dalam bukunya, setebal 59 halaman, 19 Februari 2016 lalu.***

Komentar

Loading...