Kontingen PON Aceh Selamat dari Pencoretan

Kontingen PON Aceh Selamat dari Pencoretan
MODUSACEH.CO/Irwan Saputra
BANDA ACEH | Sekretaris Umum Komite Olah Raga Nasional (KONI) Aceh, M. Nasir mengatakan, atlit Aceh tak termasuk dari 400 atlet yang dicoret untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016. 

Karena menurut Nasir, jauh-jauh hari pihaknya telah berkoordinasi dengan Pengurus Besar (PB) PON, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencoretan atlet tersebut. Biasanya, kata Nasir, pencoretan itu disebabkan karena terjadi kelebihan kuota pengusulan, atau ada atlet yang harus digantikan namun tidak dilakukan.

“Sehingga mereka tidak bisa ikut karena dicoret. Tapi atlet Aceh tidak ada yang dicoret,” ujar Nasir saat ditemui  MODUSACEH.CO di ruang kerjanya, Sabtu (3/9/2016).

Nasir menjelaskan, saat mengikuti rapat keabsahan di Deligation Registration Meeting yang dihadiri bersama tim keabsahan. Kontingen Aceh hanya membutuhkan waktu sebentar saja, karena tidak ada atlet Aceh yang dicoret. Cuma hanya terjadi pergantian atlet, yang memang jauh-jauh hari telah diusulkan sebelumnya. Sehingga hari itu, pihaknya hanya melengkapi data-data atlet yang diganti, seperti seorang atlet Basket karena cedera otot permanen dan satu atlet lainnya dari menembak.

Nasir juga mengungkapkan, tahun ini Kontingen Aceh akan memberangkatkan atlet sebanyak 210 orang, yang terdiri dari 191 orang dari 31 cabang yang diperlombakan dan 19 atlet lainnya dari cabang eksebisi yang terdiri dari cabang Muangthai, Barongsai, Arung Jeram dan Yongmoodo.

“Cabang eksebisi adalah cabang yang ditambah tapi mendalinya tidak dihitung dalam peringkat,” jelas Nasir. Menurut Nasir, biasanya cabang ini sengaja dibuat dengan tujuan untuk diperlombakan pada PON berikutnya di pertandingan secara definitive.

Begitupun Nasir juga menjelaskan, atlet yang diikut sertakan di tiap-tiap provinsi tersebut berbeda tiap daerahnya, tergantung dari hasil yang di peroleh saat Pra-PON, dan Porwil serta Kejurwil khusus intuk cabang Bola Volli.

“Jadi sangat tergantung kelolosan. Misal Aceh, tahun ini atlet Tarung Drajat lolos hingga 14 orang orang, ada juga daerah daerah lain yang hanya 2  atlet yang lolos,” ungkap Nasir.

Seperti diketahui, lebih dari 400 atlet dinyatakan tak bisa tampil di PON XIX 2016 Jawa Barat karena beberapa alasan. Dari sekitar 9.600 atlet yang didaftarkan seluruh kontingen PON XIX/2016, hanya 9.226 yang dinyatakan sah oleh tim keabsahan dalam keputusan akhir, 27 Agustus 2016 lalu. 

Ketua Bidang Pertandingan PB PON XIX Jabar, Yudha M. Saputra mengatakan, yang dicoret adalah atlet yang melebihi batas usia yang ditentukan di masing-masing cabor atau merupakan atlet profesional.  "Selain itu ada yang dicoret karena melebihi kuota. Misalnya mereka mendapat kuota 10 orang, tetapi mendaftarkan 12 atlet," katanya.*

Komentar

Loading...