Aplikasi DreamLab Temukan Molekul Anti-Kanker dalam Makanan

Aplikasi DreamLab Temukan Molekul Anti-Kanker dalam Makanan
Ilustrasi
Penulis
Rubrik
Sumber
bbc.com

Jakarta | Aplikasi bernama DreamLab, yang diunduh lebih 100 ribu kali baik di Apple Appstore di iPhone maupun Google Playstore bagi pengguna Android, berfungsi merekam data medis saat si pengguna tidur. Aplikasi ini dibuat untuk membantu menyembuhkan beberapa jenis kanker di dunia. Setelah Anda menginstalnya, anda dapat memilih bidang tertentu dari penelitian kanker yang anda inginkan.

Sejauh ini, lebih dari 10 juta perhitungan telah dilakukan. DreamLab menggunakan algoritma untuk mengukur sifat-sifat lebih dari 8.000 makanan sehari-hari, terhadap basis data yang komprehensif, serta mencari molekul yang telah berhasil mengatasi kanker dalam tes laboratorium kultur sel atau hewan.

DreamLab memanfaatkan kekuatan pemrosesan yang tidak terpakai dari idling phone, yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi molekul anti-kanker dalam berbagai makanan. Idling phone sendiri artinya, ponsel (handphone) yang menganggur atau dalam keadaan diam, karena sedang tidak dipakai oleh si pengguna.

Penelitian DreamLab mengidentifikasi wortel, seledri dan jeruk memiliki jumlah molekul pencegah kanker tertinggi. Disusul anggur, adas, dan kol juga memiliki jumlah molekul anti kanker yang tinggi. Penelitian ini juga menunjukkan obat anti-diabetes dan anti-mikroba yang ada dapat memainkan peran dalam terapi anti-kanker.

“Ini adalah momen inovatif bagi kami. Langkah selanjutnya adalah menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mengeksplorasi dampak dari kombinasi berbagai obat dan molekul berbasis makanan pada individu,” jelas Peneliti utama, Dr Kirill Veselkov, dari departemen bedah dan kanker Imperial College London.

“Studi yang menarik ini menunjukkan bahwa kita mungkin dapat menemukan petunjuk untuk terapi kanker baru di antara bahan kimia yang terbentuk secara alami yang membentuk makanan dan minuman kita. Tetapi jika pendekatan ini berbuah, akan ada jalan panjang di depan untuk mengembangkannya menjadi perawatan kanker dan menguji apakah mereka efektif dalam mengobati penyakit ini,” ungkap Weilin Wu, petugas informasi kesehatan Cancer Research UK.

“Diet anda secara keseluruhan jauh lebih penting untuk mengurangi risiko kanker dari pada makan jenis makanan tertentu. Ada bukti bagus bahwa Anda dapat mengurangi risiko kanker dengan makan lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah dan sayuran, dan mengurangi daging olahan dan daging merah, serta makanan dan minuman berkalori tinggi,” paparnya.

Temuan ini telah dipublikasikan di Nature, sebuah perusahaan penerbitan internasional yang menerbitkan jurnal akademik, basis data daring, dan layanan yang mencakup banyak bidang ilmu. Bagi anda yang penasaran, silahkan unduh DreamLab dari ponsel anda.***

Komentar

Loading...