Breaking News

Setelah 6 Tahun DPO

Anshari, Otak Pembunuh Muhammad Berhasil Diciduk Polisi

Anshari, Otak Pembunuh Muhammad Berhasil Diciduk Polisi
Humas Polda Aceh
Rubrik

Meulaboh | Sepandai-pandai tupai meloncat, sesekali pasti akan jatuh juga. Agaknya, nasib apes inilah yang dialami Anshari (45), seorang pekerja swasta, yang diduga sebagai otak pembunuhan terhadap Muhammad, warga Desa Manggi, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, tahun 2011 silam.

Perjalanan Anshgari, yang juga warga Gampong Ujong Raja, Kecamatan  Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, Senin dini hari (22/5/2017) berhenti sudah. Dia berhasil diciduk Tim Reskrimum Polda Aceh bersama Sat. Reskrim Polres Aceh Barat, saat sedang menikmati kopi di warung depan RSU Cut Nyak Dhien, Meulaboh. “Keberhasilan ini berkat informasi dari masyarakat bahwa DPO sedang berada di sana,” ungkap Kabid Humas Polda Aceh Kombes. Pol. Goenawan pada media ini, Senin (22/5/2017). Kata Goenawan, dari tangan Anshari, polisi berhasil menyita satu pucuk senpi AK-56 dan 50 butir peluru. “Diduga, senjata itulah yang dijadikan tersangka untuk menghabisi Muhammad,” sebut Goenawan.

Saat ditangkap sambung Goenawan, Anshari mengaku ada menyimpan senpi laras panjang di rumahnya, Gampong Ujong Raja. Tak buang waktu, petugas membawa tersangka dan barang bukti ke Polda Aceh untuk pengembangan lebih lanjut.

Sekedar mengulang, saat peristiwa berdarah itu, Muhammad dieksekusi oleh lima tersangka. Mereka adalah, yakni Jambi (40) dan Zulkifli (38), Ramli (29) dan M Yahya (38). Saat itu, polisi berhasil menangkap keempat mereka, sementara Anshari berhasil kabur.

Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh akhirnya memvonis 15 tahun penjara dua dari empat warga atas kasus penembakan petani di Desa Manggi Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh tersebut. Putusan itu dibacakan Ketua Majelis Hakim, Muckhtar SH MM di Meulaboh, masing-masing terdakwa yakni Jambi (40) dan Zulkifli (38) mendapat vonis hukuman 15 tahun kurungan penjara, sementara Ramli (29) dan M Yahya (38) masing-masing 3,5 tahun penjara.

Berdasarkan perbuatannya, majelis hakim menjerat terdakwa karena bersalah melanggar Pasal 340 KUHAP tentang pembunuhan berencana terhadap Muhammad (53), seorang petani Panton Reue, Aceh Barat, 9 Januari 2011 di pematangan sawah milik korban.

Data yang diperoleh media ini dari aparat kepolisian saat itu, otak pelaku kasus penembakan serta perampokan terhadap Muhammad dilatar belakanggi sakit hati karena korban dituduh sebagai dukun santet. Sementara otak pelaku sekaligus pemilik senjata api AK-47 yang diduga sebagai senjata yang dipegang eksekutor utama yaitu Ansari, masih menjadi buronan aparat kepolisian. Namun, Senin kemarin, pelarian Anshari berakhir sudah. Kini, dia menunggu putusan pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.***

Komentar

Loading...