Terkait Teror Bom di Kantor Redaksi MODUS ACEH

Anggota Komisi III DPR RI M Nasir Djamil Desak Polda Aceh Ungkap Tuntas!

Anggota Komisi III DPR RI M Nasir Djamil Desak Polda Aceh Ungkap Tuntas!
Foto: detik.com

Banda Aceh | Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, M. Nasir Djamil mendesak jajaran Polda Aceh untuk mengungkap tuntas otak dan pelaku teror bom Kantor Redaksi MODUS ACEH, Sabtu dini hari, sekira pukul 4.30 WIB di Banda Aceh.

“Aparat kepolisian Polda Aceh harus bersungguh-sungguh mencari dan menangkap otak dan pelaku teror bom Kantor Redaksi Tabloid MODUS ACEH di Banda Aceh,” tegas Nasir Djamil pada media ini, Minggu (1/7/18) malam.

Menurutnya, kejadian itu menunjukkan bahwa pekerja pers masih belum aman dan terancam jiwanya saat menjalankan profesi. Jika pelakunya tidak diketahui dan diproses hukum, maka ke depan menjelang Pemilihan Legeslatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres), kejadian bisa terulang.

Mantan wartawan ini juga mengajak pekerja pers di Aceh untuk menyikapi peristiwa ini secara bersama-sama untuk menyatukan sikap melawan teror kepada pers. Apalagi kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Aceh ini, saat masa konflik bersenjata di Aceh, pekerja pers ada yang diculik, diteror dan mendapat kekerasan fisik. Bahkan kantor mereka diancam akan diledakkan dengan bom. Sehingga, kebebasan memberitakan yang benar justru membuahkan ancaman.

Itu sebabnya, Nasir Djamil mengajak semua komponen di Aceh agar mengutuk peristiwa itu, dan mendesak aparat polisi bisa mengungkapkan siapa pelakunya dan dalang intelektualnya.

Sebelumnya, Kantor Redaksi Tabloid MODUS ACEH, MODUSACEH.CO dan Majalah INSPIRATOR di Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, diduga diledakkan menggunakan bom molotov, Sabtu (30/6/18). Akibatnya, sebahagian kaca depan kantor hancur. Kejadian itu diketahui Sabtu (30/6/18) pagi atau sekitar pukul 9.00 WIB, setelah sejumlah karyawan masuk kantor. Untungnya, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyidikan.***

Komentar

Loading...