Anggota DPRK Simeulue Minta Usut Tuntas Kasus Hilangnya Alat-alat Mesin PMKS

Anggota DPRK Simeulue Minta Usut Tuntas Kasus Hilangnya Alat-alat Mesin PMKS
Anggota DPRK Simeulue, Hamsipar.

Simeulue | Hamsipar, Anggota DPRK Simeulue, mminta pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas terkait hilangnya sejumlah alat-alat mesin Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS), yang terletak di Desa Anao, Kecamatan Teupah Selatan, Simeulue, yang bernilai miliaran rupiah itu.

"Nanti kita akan rapat dengan anggota lain untuk membahas permasalahan ini, secepatnya kita akan surati Bupati Simeulue, untuk menyelesaikan terkait hilangnya sejumlah alat-alat mesin pabrik itu," ujar Hamsipar, Kamis, 11/07/2019.

Dikatakannya, hilangnya sejumlah alat mesin itu tidak bisa dibiarkan begitu saja, sebab mesin itu, telah banyak menghabiskan anggaran daerah puluhan milyar, sehingga kejadian seperti itu harus dicari siapa yang melakukannya.

"47 Miliar lebih anggaran daerah dikeluarkan untuk pembangunan pabrik kelapa sawit itu, namun lihat hasilnya sekarang bangunan serta sejumlah mesinnya menjadi besi tua yang tidak berguna," ucap Hamsipar.

Lanjutnya, pengusutan atas hilangnya alat mesin pabrik itu harus secepatnya dituntaskan. Sebab, pabrik kelapa sawit yang dibangun di areal Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) pada masa Bupati Darmili itu, saat ini kondisinya sedang banyak masalah. Sehingga bisa saja nantinya dijadikan bahan politik oleh pihak lain.

"Harapan saya secepatnya dituntaskan permasalahan ini, sebab PDKS dan PMKS itu kita tau cukup banyak permasalahannya hingga saat ini, bisa saja nantinya hal ini dijadikan bahan politik," harap politisi PBB itu.***

Komentar

Loading...