Breaking News

Ancam DPO, Laode Minta Ayah Merin Penuhi Panggilan KPK

Ancam DPO, Laode Minta Ayah Merin Penuhi Panggilan KPK
Penulis
Rubrik

Banda Aceh l Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Sharif mengancam akan memasukkan Izil Azhar (Ayah Merin) dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) jika tak memenuhi panggilan penyidik KPK.

Permintaan itu disampaikan Laode pada awak media pers, usia menjadi pembicara memperingati hari korupsi se-dunia di Banda Aceh, Kamis (15/11/18).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Ayah Merin dan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf sebagai tersangka pada Senin (8/10/18). Keduanya diduga menerima fee sebesar Rp 32 miliar, terkait proyek pembangunan dermaga Sabang di Sabang kurun waktu 2007-2012. 

Laode mengakui. Pihaknya telah mengirim surat panggilan dua kali kepada Ayah Merin. Namun, Ayah Merin belum memenuhi dan datang menemui penyidik KPK. Sementara, Irwandi Yusuf telah diperiksa dalam kasus tersebut, karena Irwandi juga tersangka dalam kasus dugaan meminta fee Dana Alokasi Khusus Aceh (DOKA) 2018.

"Kami menghimbau kepada yang bersangkutan (Ayah Merin) kalau bisa sekarang untuk datang memenuhi panggilan KPK. Kalau tidak, kita akan kirim surat ke tiga dan kita masukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) KPK," tegas Laode.

Laode mengungkapkan, dalam upaya menghadirkan Ayah Merin, KPK juga telah melakukan kerjasama dengan aparat kepolisian guna memetakan keberadaan Ayah Merin. Itu dilakukan untuk mengantisipasi jika sewaktu Ayah Merin kabur dan melarikan diri.***

Komentar

Loading...