Analisis Bawaslu, Zaini Abdullah dan Abdullah Puteh Tak Masuk Cagub Potensial

Analisis Bawaslu, Zaini Abdullah dan Abdullah Puteh Tak Masuk Cagub Potensial
Penulis
Rubrik
BANDA ACEH | Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengeluarkan profil singkat tentang Aceh dalam bentuk infografis. Termasuk di dalamnya memuat kesimpulan analisis tentang siapa figur potensial dalam pilkada Aceh 2017.

Seperti yang dilansir di laman Bawaslu, dari enam bakal calon Gubernur Aceh, dua di antaranya tak masuk sebagai figur potensial pada Pilkada 2017. Mereka adalah Zaini Abdullah dan Abdullah Puteh. Keduanya calon dari jalur perseorangan.

Sementara, empat lainnya, Muzakir Manaf, Irwandi Yusuf, Zakaria Saman dan Tarmizi Karim dinilai sebagai figur potensial. Bawaslu juga menyajikan narasi singkat mengenai profil masing-masing figur.

Muzakir Manaf dideskripsikan sebagai petahana (sedang menjabat) wakil gubernur Aceh, mendapat gelar "Mualem" pada masa konflik Aceh yaitu gelar kepada seorang yang berpengetahuan tinggi dalam ilmu kemiliteran--meski Aceh saat ini tak sedang konflik.

Sementara Irwandi Yusuf dinarasikan sebagai Mantan Gubernur Aceh periode 2007-2012 dan maju pada Pilkada 2012 namun dikalahkan Pasangan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf. Adapun Zakaria Saman disebutkan sebagai pendiri Partai Aceh dan Tokoh GAM, mantan menteri pertahanan. Sementara Tarmizi Karim adalah mantan Pejabat Gubernur Aceh, Mantan Bupati Aceh Utara dan saat ini sedang menjabat Irjen Kemendagri.

Selain Aceh, Bawaslu membuat infografis serupa untuk sejumlah provinsi lain, di antaranya, Banten, DKI Jakarta, Gorontalo dan Papua Barat.

Infografis ini diunggah pada 10 Agustus 2016 lalu. Metode pengambilan data dilakukan antara Januari hingga Februari 2016. Adapun yang diwawancara, masing-masing, pegiat pemilu, LSM dan Pers. Bawaslu juga melakukan riset dokumen primer dan analisis media.

Informasi ini sempat viral dan menjadi perbincangkan, termasuk di media sosial. Analisis ini kabarnya membuat pasangan Zaini Abdullah-Nasaruddin "meradang". Mereka protes dan berencana melapor Bawaslu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.*

Komentar

Loading...