Breaking News

Terkait Dugaan Penyerobotan Lahan warga

Akhirnya Juragan Duduk Juga di Kursi Pesakitan PN Meulaboh

Akhirnya Juragan Duduk Juga di Kursi Pesakitan PN Meulaboh
Samsuardi alias Juragaan (Baju Biru) di PN Meulaboh/MODUSACEH.CO/Juli Saidi.
Penulis
Rubrik

Meulaboh I Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya Samsuardi alias Juragan, Jumat sore (12/05/2017) memenuhi undangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Nagan Raya dan Pengadilan Negeri Meulaboh untuk mengikuti sidang perdananya, terkait dogaan penyerobotan lahan di Desa Pulo Ie, Kecamatan Kuala, Nagan Raya pada 2012 lalu.

Selain mendengarkan pembacaan dakwaan kasus dogaan penyerobotan sekitar 70 hektar lahan yang dimilik sekitar 35 masyarakat, dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, kemarin. Juragan juga mendengarkan langsung pembacaan dakwaan oleh JPU terkait dugaan perusakan lahan beragam macam tanaman seperti pohon rambutan milik Hermalinda yang diperkirakan luasnya mencapai 2,6 hektar atau 26.450 meter persegi, di Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya.

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Nagan Raya Ridwan, SH usai sidang pembacaan dakwaan menjelaskan. Dari dua kasus tersebut, dugaan pelanggaran yang dibidik Jaksa Pasal 385 ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHAP) dengan ancaman kurungan penjara selama tujuh tahun dan sangkaan pasal 170 KUHAP dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan penjara serta pasal 406 Jo pasal 55 ayat (1) ke (1). “Ada dua perkara yang korbannya lebih kurang ada 35 orang luasnya 70 hektar. Perkara lain satu korban Hermarlinda 26.450 meter persegi atau 2,6 hektar,” kata JPU Ridwan, SH, di PN Meulaboh, Jumat kemarin. Sedangkan Juragan yang hadir di kursi pesakitan mengatakan yang dibacakan itu benar, seperti namanya.  Namun ada dugaan lain, ia menolak dan akan menjawab pada sidang berikutnya yang direncanakan, Kamis mendatang.***

 

Komentar

Loading...