Agar OTT Tak Terulang

Akademisi Minta Nova Bentuk Task Force DOKA

Akademisi Minta Nova Bentuk Task Force DOKA
Dr. Amri/Foto Dok
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Dosen senior Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Dr. Amri, Banda Aceh, Jumat (06/07/2018) mengatakan, tujuan diberikan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) sejak 2008 hingga sekarang adalah untuk mensejahterakan masyarakat Aceh.

Baik itu sektor ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Untuk ekonomi, dengan adanya DOKA, diharapkan bisa menekan angka kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran.

Namun yang menyedihkan, menurut Dr. Amri bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), untuk urusan ekonomi,  Aceh secara nasional tingkat kemiskinan dan pengangguran masih tinggi.

Begitu Pula tingkat Sumatera, Aceh juga  lebih tinggi. Potret ini tentu miris, sebab penerimaan dana Otsus sejak 2008 silam, sedikitnya Rp 60 triliun lebih.

Pengalokasian dana Otsus untuk Aceh, itu dua persen dari DAU. Karena itu menurut Amri, dari pengalaman yang sedang terjadi di Aceh, ia menyarankan agar Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, kiranya bisa membentuk satuan tugas (task force) dana otonomi khusus.

Adanya task force DOKA, menurut Dr. Amri diharapkan dapat memantau pemanfaatan DOKA, diharapkan bisa meminimalisir penyelewengan DOKA dalam pelaksanaanya. Sebab tidak mungkin kepala daerah bisa mengontrol secara maksimal pelaksanaan DOKA di setiap SKPA yang jumlahnya puluhan.

Tim task force ini kata Dr. Amri bisa melibatkan akademisi, DPR, unsur pemerintahan dan unsur LSM dan pers. “Kalau saran saya Wakil Gubernur membentuk task force DOKA,” ujar Dr. Amri, Jumat (06/07).

Selain itu, Dr. Amri menyarankan, dalam pelaksanaan DOKA harus mempedomani Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006  tentang Pemerintahan Aceh.

Salah satu amanah UUPA bahwa DOKA harus diqanunkan. Hal ini juga berulang kali disuarakan anggota DPRA, baik dalam forum resmi, seperti dalam sidang paripurna mendengarkan jawaban Gubernur Aceh terhadap Hak Interpelasi DPR Aceh, Kamis (28/06/2018). ***

"Pileg dan Pilpres 2019" - tentukan pilihan Anda! -

Komentar

Loading...