Breaking News

Adakan Seminar dan FGD di UTU, Yayasan Beudoh Gampong Bahas Pembangunan dan Pemberdayaan

Adakan Seminar dan FGD di UTU, Yayasan Beudoh Gampong Bahas Pembangunan dan Pemberdayaan

Meulaboh | Yayasan Beudoh Gampong bersama Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Aceh Barat laksanakan seminar dan Focus Group Discusion (FGD) bertajuk pembangunan gampong dan pemberdayaan ekonomi rakyat, berlangsung di Aula utama kampus setempat.

Seminar tersebut dibuka langsung oleh Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Maaruf, dihadiri oleh beberapa tookh akademik yang fokus pada kajian-kajian ilmiah pembangunan dan pengembagan, Dr. Azwar Abubakar (mantan menteri kabinet era SBY), Prof. T. Abdullah Sanny (Guru Besar ITB), dan Dr. Said Aziz, M.Sc. (Dosen Unsyiah).

Kehadiran para tokoh nasional itu disambut hangat oleh kampus terbaik di Barat Selatan Aceh, apalagi sekarang UTU sedang giat-giatnya memperkenalkan kepada kalangan luas tentang Perguruan Tinggi yang fokus pada Agro dan Marine Industri. Kehadiran para akademisi itu dinilai sangat baik untuk mengkaji apa yang hendak dicapai UTU.

Wakil Rektor III Bidan Kemahasiswaan, UTU, Dr. Mursyidin mengatakan. Usai melaksanakan FGD dan seminar, esoknya pada 16 Agustus 2019, para keynote speaker itu akan dibawa untuk berziarah ke makam Pahlawan Nasional asal Aceh, Teuku Umar.

“Kami selaku panitia lokal telah mempersiapkan acara ini dengan baik bahkan menyediakan menu lokal seperti Boh pisang reboh yang merupakan hasil produk kebun pisang UTU, jagung dan kacang rebus, dan makan siang dihidangi dengan gulai khas Aceh Gulai Beulangong,” ujar Mursyidin.

Seminar dan FGD itu membahas secara mendalam oleh tim perumus merupakan hasil dari 4 pemateri. Seperti Azwar Abubakar yang mengutarakan tentang Aceh yang memiliki uang yang banyak, tapi uang tersebut belum bisa menyentuh dan membuat masyarakat makmur dan sejahtera.

Sedangkan Prof. T. Abdullah Sanny, lebih berfokus pada penyampaian tentang Konsep Pentahelix Beudoh Gampong untuk siap hadapi tantangan global dengan kearifan lokal. Dr. Said Aziz, memaparkan tentang legalisasi pertambangan Emas Rakyat dapat meningkatkan Perekomonian Masyarakat Gampong, dan Prof. Jasman J. Ma'ruf, membahas tentang wisata Gampong di Aceh.

Menurut Mursyidin, kampus mempunyai peran dalam menggali potensi dan mengebangkan apa yang terdapat di daerah. Bahkan apa yang menjadi masalah terkait kemiskinan dan pembangunan merupakan peran kampus untuk mengkaji mendalam letak masalah yang sesungguhnya.

“Disinilah peran kampus untuk meneliti apa dan kenapa masalah kesejahteraan, kemakmuran, ekonomi dan pembangunan terjadi, dan pastinya UTU harus siap membantu permasalahan ini melalui kajian ilmiah baik pengabdian dan penelitian, sehingga apa yang dihasilkan melalui penelitian dapat menjadi rekomendasi dalam pembangunan,” terang Mursyidin.***

Komentar

Loading...