Aceh Kembangkan Sekolah Model Pembelajaran Inovatif

Aceh Kembangkan Sekolah Model Pembelajaran Inovatif
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd melalui Kepala UPTD Balai Tekkomdik Aceh, Drs Syarbaini, menyampaikan pihaknya terus mendorong para guru di Aceh agar bisa lebih kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah. Itu disampaikan di Aula UPTD Balai Tekkomdik Aceh, Rabu, 24 April 2019.

Katanya, di era revolusi industri 4.0, peran teknologi pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) akan terus meningkat. Guru dituntut agar dapat mengikuti perkembangan zaman. "Untuk itu, ada empat hal yang terus dilakukan pihaknya, yaitu mengembangkan model teknologi pembelajaran, mengembangkan media pembelajaran berbasis TIK, mengembangkan model aplikasi yang menunjang pembelajaran yang inovatif dan kreatif, dan mengoptimalkan peran Rumah Belajar," jelasnya.

Ada lima sekolah yang nantinya akan menjadi sekolah model pembelajaran inovatif bagi sekolah lain di Aceh. Yaitu, SMAN 4 Banda Aceh, SMAN Modal Bangsa, SMKN 1 Banda Aceh, SMKN 1 Mesjid Raya, dan SMKN 1 Al Mubarkeya.

Sebelumnya, Tim Pengembang Teknologi Pembelajaran pada Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK), Manikowati menyampaikan. Tahun 2019 pihaknya melakukan penerapan model pembelajaran inovatif di beberapa sekolah. Yang ditunjuk (sekolah model), yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Dalam hal ini, kita libatkan Duta Rumah Belajar Pustekkom Tahun 2018 untuk berbagi pengalaman dengan guru-guru model mengenai penerapan dan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran,” terangnya.

Sebelum menetapkan sekolah model, dia menjelaskan terlebih dahulu dilakukan studi kelayakan. Melalui pengumpulan data dan informasi calon sekolah model, berdasarkan sarana, prasarana, dan kondisi awal kompetensi TIK guru di calon sekolah model.

“Kemudian BPMPK mengolah data hasil pengisian instrumen dari masing-masing provinsi yang telah ditunjuk, sampai pada akhirnya ditentukan sekolah yang akan dijadikan model dalam penerapan dan pemanfaatan model multimedia pembelajaran,” tuturnya.

Menurutnya, beberapa model multimedia pembelajaran telah dikembangkan BPMPK, diantaranya adalah Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) offline (dikemas dalam CD/flash disk), MPI online (melalui laman konten BPMPK), konten mobile learning yang bernama Mobil Edukasi.

Selain itu M-Kit Guru (untuk PAUD), game edukasi “Si Cerdik”, Laboratorium Maya, E-Komik, MPI ABK (untuk tunarungu), mobile vokasi untuk SMK (Keahlian TKR dan TKJ), serta mobile vokasi untuk SMALB (tuna rungu).***

Komentar

Loading...