Aceh Islamic Fashion Festival Digelar di Taman Sari, Ini Kata Wali Kota 

Aceh Islamic Fashion Festival Digelar di Taman Sari, Ini Kata Wali Kota 
Foto Humas Pemko Banda Aceh
Penulis
Sumber
Humas Pemko Banda Aceh

Banda Aceh - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Aceh bakal menggelar event Aceh Islamic Fashion Festival (AIFF). Event yang diikuti oleh desainer dari seluruh Aceh ini direncanakan digelar di Taman Sari (Taman Bustanussalatin) mulai 19 April mendatang.

Hal ini disampaikan Kabid Sejarah dan Nilai Budaya, Irmayani saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman di pendopo Wali Kota, Jumat (5/4/2019). Pada pertemuan ini, Wali Kota turut didampingi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Bachtiar, Kadispar Kota, Iskandar, Kadis Koperasi UKM dan Perindag, T Iwan Kesuma dan Kabag Adm Perekonomian, M Ridha.

Wali Kota sendiri menyambut baik event ini digelar di Banda Aceh. Menurutnya sebagai daerah yang dikenal wisata halal, busana muslim menjadi salah satu hal yang tidak bisa terpisahkan didalamnya. “Saya menyambut baik, wisata halal bukan hanya destinasi dan situs yang religi saja, tapi busana yang Islami juga bagian penting didalamnya. busana Islami harus terus dibudayakan dan diberdayakan sehingga menjadi sesuatu yang indah dan menarik,” ujar Aminullah.

Selain itu, Wali Kota menilai dari event yang digelar akan menggerakkan ekonomi dan memberi banyak kesempatan kerja bagi warga kota. “Bagi warga kota juga memiliki keuntungan, akan ada pergerakan ekonomi dari event ini. Saya sangat mendukung, cuma Saya minta konsep acaranya tidak bertentangan dengan syariat Islam,” pinta Wali Kota.

Irmayani mengatakan, AIFF akan digelar 19 sampai 21 April mendatang di Taman Sari (Bustanussalatin). Kegiatan ini akan diikuti oleh lebih dari 30 desainer fesyen mode dari seluruh Aceh. Lanjutnya, kegiatan ini sebagai bentuk untuk memperkenalkan para desainer hebat yang ada di Aceh kepada masyarakat luas.

“Saat ini sudah banyak desainer berbakat di Aceh, hanya saja mereka belum mendapatkan ruang untuk menunjukkan karya-karyanya. Kita gelar AIFF ini juga sebagai memberi mereka ruang untuk berkarya,” kata Irmayani.***

Komentar

Loading...