Aceh Barat Krisis Ayam Pedaging

Aceh Barat Krisis Ayam Pedaging

Meulaboh | Sejak tiga hari terakhir, Pasar Bina Usaha (PBU) Meulaboh, Aceh Barat mengalami krisis ayam pedaging. Sehingga banyak pedagang ayam saat ini tidak berjualan, di pasar setempat terlihat sepi, hampir tidak ada aktivitas.

Pantauan MODUSACEH.CO, pedagang ayam di kawasan pasar pagi Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, meninggalkan lapak dagangannya. Sementara, di pasar induk PBU masih terdapat pedagang yang berjualan, namun hanya ayam boiler atau petelur sehingga masyarakat kurang berminat dengan ayam tersebut.

Salah satu pedagang, Said mengatakan, kelangkaan ayam pedaging disebabkan tidak adanya pasokan dari pihak distributor utama di Banda Aceh, jika ada harga ayam pun kini merangkak naik hingga Rp 70 ribu perekor dengan ukuran 1,7 Kilogram.

“Sudah tiga hari tidak ada ayam, kalau pun ada harganya saat ini cukup mahal, ini masalah serius yang kita hadapi, dan memang tidak ada solusi sampai saat ini, saya dan rekan-rekan lain sudah ke Banda Aceh untuk memesan ayam, tapi memang tidak ada ayam disana,” ujar Said saat ditemui di lapak dagangnya. Rabu (10/7/2019).

Dia mengatakan, kondisi tersebut membuat para pedagang merugi sebab tidak ada pemasukan lain, jenis ayam lain yang dijual tidak diminati pembeli, sehingga saat ini pihaknya sudah pasrah, dan tidak tahu lagi harus bagaimana untuk memenuhi kebutuhan ayam di Aceh Barat.

Dia tidak tahu pasti penyebab krisis pasokan ayam, setelah melihat langsung di Banda Aceh juga mengalami hal serupa. “Kalau pun tidak ada ayam di Banda Aceh biasanya ada pasokan dari Medan, disana juga tidak ada, jadi ya kita sabar aja sampai ayamnya ada lagi seperti biasa,” jelasnya.

Said menambahkan, untuk peminat daging ayam sangat tinggi, jikapun harga mahal para pembeli akan menampungnya karena memang kebutuhan untuk sehari – hari. Dikhawatirkan, hal ini akan berpengaruh pada usaha-usaha yang menjadikan ayam pedaging sebagai produk utama, seperti rumah makan dan usaha bakso ayam.

Pemerintah diharapkan segera mencari solusi atas kondisi ini. Selama ini, mereka terkesan tidak pernah mendapat perhatian ketika kelangkaan ayam pedaging terjadi. Bahkan, harga ayam yang naik sejak memasuki bulan Ramadhan yang lalu, tidak dicarikan solusi.

Sementara itu, seorang pembeli, Ikram menceritakan krisis ayam menyebabkan usaha-usaha warga mulai menurun, khususnya para pedagang bakso dari daging ayam kini mulai beralih menggunakan bahan lain.

“Kita mengerti pastinya karena ayam memang kebutuhan rutin setiap hari, jika tidak ada seperti ini yang susah kita juga,” ungkapnya.

Dia berharap, akan ada solusi segera untuk memenuhi kembali pasokan ayam di Aceh Barat.***

Komentar

Loading...