Breaking News

Lima Hari Kabur Dari Lapas Lhokseumawe

Abu Granat, Napi Teroris Serahkan Diri ke Densus 88

Abu Granat, Napi Teroris Serahkan Diri ke Densus 88
Azhari Usman/ MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Setelah lima hari kabur, Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Lhokseumawe, Irawan alias Abu Granat (41) menyerahkan diri ke Posko Satgaswil Densus 88 di Medan (Sumatera Utara, Rabu (6/2/2019).

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Ery Apriyono, S. I. K., M. Si mengatakan. Abu Granat telah diburu sejak dia kabur dari Lapas Kelas II A Lhokseumawe, Kamis (31/1/2019) sekira pukul 20.00 WIB. Abu Granat warga binaan yang sebelumnya terlibat tindak pidana terorisme di Aceh.

“Saat ini warga binaan tersebut sudah diamankan petugas untuk diproses lebih lanjut,” ungkap Kombes Pol. Ery Apriyono pada media ini, Kamis (7/2/2019).

Sebelumnya, Irawan alias Abu Granat kabur dari Lapas Kelas II A Lhokseumawe setelah mengelabui petugas dengan alasan hendak menjenguk mertuanya sakit di Kabupaten Bireuen, Kamis (31/1) sekira pukul 20.00 WIB.

Narapidana terorisme dikabarkan keluar dari Lapas atas izin Kalapas dengan jaminan seorang anggota tentara. Kemudian dikawal oleh dua petugas sipir menuju ke rumah mertuanya di Desa Cot, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Namun, sebelum sampai ke rumah mertuanya, Abu Granat mengeluhkan sakit perut. Lalu rombongan berhenti di salah satu masjid di Kecamatan Jeumpa, Bireuen dan Abu Granat bergegas masuk toilet.

Setelah ditunggu hampir 15 menit, Abu Granat tak keluar-keluar dari toilet. Setelah diperiksa, ternyata narapidana teroris itu tak lagi berada dalam kamar mandi. Petugas yang mengawal langsung melaporkan Abu Granat kabur.

Selanjutnya, petugas yang mengawal sempat mencari di sekitar masjid itu, namun tidak ditemukan. Lalu petugas melaporkan kejadian ini ke Kalapas, bahwa Abu Granat melarikan diri.

Dia menjalani 4 tahun penjara dan mendekam sejak 2017. Abu Granat merupakan kasus teror bom Vihara Buddha Tirta, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, 6 November 2016 silam.***

Komentar

Loading...