Dugaan Buah Anggur Murah Terkontaminasi

A. Hanan Ajak BPOM Banda Aceh Lakukan Uji Pangan

A. Hanan Ajak BPOM Banda Aceh Lakukan Uji Pangan
A. Hanan
Penulis
Rubrik

Banda Aceh | Saat ini santer dikabarkan adanya anggur murah yang berbahaya  dan beredar luas dipasaran. Akibatnya, mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A. Hanan. Dia  mengaku belum melakukan uji coba terhadap buah anggur yang marak dijual itu.

Itu disampaikan pada media ini saat acara pasar kaget, Jalan Teuku Nyak Arief, Kota Banda Aceh. Rabu (7/11/2018). “Sejauh ini, kita belum melakukan uji coba terhadap anggur yang dipasarkan itu.  Kita sangat berharap, dilakukan uji coba laboratorium untuk memberi keamanan kepada masyarakat, sebelum mengkomsumsi buah-buahan yang bebas dari bahan berbahaya,” jelasnya.

Kata Hanan, pihaknya tidak bisa membenarkan isu tersebut, betul atau tidaknya sebelum melakukan penelitian. “Kami harap Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Banda Aceh, melakukan uji pangan terhadap buah anggur di Aceh, dan kami siap mendampingi untuk tahap selanjutnya,” ungkapnya.

Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Banda Aceh, Zulkifli saat ditemui (29 Oktober 2018) lalu mengatakan. BPOM bukanlah suatu badan yang bekerja untuk uji tes makanan pangan. Tapi, tempat penelitian, obat-obatan dan juga membuat kelayakan suatu produk yang akan dipasarkan.

“Sebenarnya pengujian tanaman pangan atau hasil pertanian bukan tugas BPOM. Namun,  kalau ingin melakukan penelitian di sini boleh saja, akan kami bantu. Kami bekerja sesuai tupoksi,” jelasnya.

Sebelumnya banyak pemberitaan media yang menyebutkan anggur murah yang sering dijual berasal dari Cina dan terkontaminasi bahan berbahaya.***

"Pileg dan Pilpres 2019" - pilihan Anda sangat menentukan -

Komentar

Loading...