Breaking News

60 Panglima Laot di Aceh Timur Dilatih Peradilan Adat

60 Panglima Laot di Aceh Timur Dilatih Peradilan Adat

Aceh Timur | Sebanyak 60 peserta dari unsur Panglima Laot dan Pawang Laot di Kabupaten Aceh Timur, Pengurus MAA Kecamatan serta Pengurus Lembaga MAA Kabupaten, mengikuti Pelatihan Peradilan Adat yang digelar Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Timur. Acara itu berlangsung  di Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Rabu (27/3/2019).

Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Ali, S.Sos.I mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan itu untuk memahami tata cara penyelesaian segala sengketa adat yang terjadi di desa dan mukim serta sengketa di laut.

"Pelatihan ini juga merujuk Qanun Aceh Nomor 9/2008, tentang pembinaan kehidupan adat dan istiadat serta keputusan bersama Gubernur Aceh, Kapolda Aceh dan MAA Aceh," kata Muhammad Ali.

Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib, SH, melalui Asisten II Setdakab Aceh Timur, Usman A. Rachman mengatakan, keberadaan Panglima Laot sangat menguntungkan nelayan, karena aturan adat yang dikeluarkan juga berdasarkan musyawarah.

"Apabila ada kejadian perselisihan, persengketaan dan permasalahan yang terjadi di laut, maka dapat diselesaikan melalui hukum adat laut yang dipimpin Panglima Laot melalui azas musyawarah," sebutnya.

Dia juga berharap kepada para peserta dapat mengikuti peradilan adat tentang 'Menata Kembali Hukum Adat Laut untuk Mensejahterakan Para Nelayan' dengan serius, sehingga dapat diterapkan di wilayah laut.

"Hukum adat laut merupakan ciri khas di Aceh dan telah disesuaikan dengan filosofi hukum Islam. Adat Bak Po Teu Meureuhom, Hukom Bak Syiah Kuala, Qanun Bak Putroe Phang, Reusam Bak Laksamana. Hukom ngon adat lagee zat ngen sifeut, hanjeut meureut-reut gadoh punca," tutup Usman A. Rachman.***

Komentar

Loading...