150 Napi Kelas II Meulaboh Terancam Gagal Memilih

150 Napi Kelas II Meulaboh Terancam Gagal Memilih

Meulaboh | Sebanyak 150 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Meulaboh terancam gagal memberikan hak suara. Kekurangan distribusi surat suara oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) menjadi penyebabnya.

Sebelumnya dari 554 jiwa usulan pihak Lapas kelas II B Meulaboh hanya 158 Narapidana Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditentukan KIP. Entah mengapa hanya 8 surat suara yang didistribusikan ke Lapas, plus 2 persen surat suara cadangan.

Total surat suara yang ada di Lapas hanya 10 lembar, sementara ada seratus lebih pemilih yang harus memberikan hak suaranya.

Kalapas Kelas II B Meulaboh, Jumadi mengatakan. Dirinya sudah berkomunikasi dengan pihak KIP untuk mencari solusi terkait kekurangan surat suara.

"Jawaban yang diberikan pihak KIP hanya bila, artinya apabila sesudah pencoblosan di TPS lain ada surat suara lebih maka baru akan disalurkan ke Lapas," kata Jumadi kepada MODUSACEH.CO, Rabu (17/4/2019).

Di Lapas kelas II B Meulaboh hanya memiliki 2 TPS yakni 13 dan 14 yang masuk dalam wilayah administrasi Desa Peunaga Paya, Kecamatan Mereubo, Aceh Barat.

Dikatakannya, solusi yang ditawarkan pihak KIP ke Lapas hanya menanti surat suara lebih yang ada di 12 TPS dalam desa itu untuk memenuhi kebutuhan surat suara. Pihak KIP tidak bisa memberi alasan jelas kepada Lapas mengapa hal tersebut terjadi.

"Jadi menunggu sampai pemilihan di TPS lain selesai, apabila ada surat suara lebih maka akan disalurkan sesuai kebutuhan yang ada di Lapas," katanya.***

Komentar

Loading...