15 Persen Kasus Curanmor di Banda Aceh Akibat Kelalaian Pemilik

15 Persen Kasus Curanmor di Banda Aceh Akibat Kelalaian Pemilik
Mirna/MODUSACEH.CO
Penulis
Rubrik
Sumber
Laporan Mirna (Banda Aceh)

Banda Aceh | Tingginya angka kejahatan pencurian sepada motor (curanmor) di wilayah Banda Aceh, Polresta Banda Aceh bersama Kodim 0101/BS dan Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, membagikan kunci pengamanan anti maling kepada pengendara motor di pemberhentian lampu Lalu lintas, Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa sore (25/04/2017).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T. Saladin didampingi Dandim 0101/BS, Letkol Iwan Rosandrianto mengatakan, peningkatan kriminalitas curanmor terjadi pada saat proses Pilkada 2017 lalu. Namun, setelah Pilkada pihak aparat kepolisian kembali fokus dan telah mengungkap beberapa kasus curanmor. “Saat proses pilkada 2017 lalu, hampir setiap minggunya warga kehilangan satu atau dua kendaraannya, bahkan dibulan Maret lalu saja ada 12 Unit sepeda motor yang hilang,” kata Saladin.

Ia juga menjelaskan, salah satu penyebab tingginya angka pencurian sepeda motor ini dikarenankan kelalaian dari sipemilik kendaraan tersebut. Hampir 15 persen kasus pencurian dikarenakan sipemilik kendaraan lupa mencabut kunci kendaraan saat berparkiran. “Jadi, bertepatan dengan Hari Kartini, pada 21 April lalu, kita membagikan 42 gembok anti maling bagi para pengendara sepeda motor, dengan harapan masyarakat lain bisa mencontoh untuk menambah kunci cadangan pengaman motor guna mencegah terjadinya kejahatan pencurian sepeda motor,” Jelas Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T. Saladin kepada pihak media.***

Komentar

Loading...